<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adat Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/adat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/adat/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Dec 2023 00:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.3</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>Adat Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/adat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lestarikan Adat Tumpe, Warga Batui Banggai Konsisten Jalankan Ritual</title>
		<link>https://portalluwuk.com/lestarikan-adat-tumpe-warga-batui-banggai-konsisten-jalankan-ritual/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/lestarikan-adat-tumpe-warga-batui-banggai-konsisten-jalankan-ritual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 00:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalankan]]></category>
		<category><![CDATA[Konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpe]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Batui]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=5158</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Festival Mombowa Tumpe 2023 yang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/lestarikan-adat-tumpe-warga-batui-banggai-konsisten-jalankan-ritual/">Lestarikan Adat Tumpe, Warga Batui Banggai Konsisten Jalankan Ritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Festival Mombowa Tumpe 2023 yang dimulai pada 25 November resmi ditutup pada Minggu (3/12/2023). Agenda penutupan diwarnai konser musik festival budaya dan pariwisata bertempat di Lapangan Karya Tolando, Kecamatan Batui, Banggai, Sulawesi Tengah.</p>



<p>Bupati Banggai yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Banggai Moh. Kamil Datu Adam mengucapkan terima kasih kepada lembaga musyawarah adat Banggai wilayah Bosanyo Batui dan seluruh masyarakat Batui yang terus konsisten menjalankan ritual pengantaran telur Maleo atau mombowa Tumpe.</p>



<p>&#8220;Hal ini menunjukkan kepada kita, bahwa sebagai generasi pewaris adat dan sejarah peradaban para leluhur, ini harus terus kita jaga dan lestarikan,&#8221;ujar Kamil.</p>



<p>Meskipun memiliki latar belakang yang bermacam-macam, kata Kamil, masyarakat Banggai telah bersepakat untuk bersatu dalam bingkai Bineka Tunggal Ika, sumpah pemuda, dan falsafah negara Pancasila.</p>



<p>&#8220;Bineka Tunggal Ika berisi pengakuan dan kesadaran bahwa walaupun wilayah Banggai dibagi menjadi tiga kabupaten yang berbeda latar belakang, suku, agama, budaya, dan adat istiadat, namun tetap satu, yaitu Banggai Bersaudara,&#8221;tambahnya.</p>



<p>Sementara Camat Batui Muslih B. Ading menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Batui dan sejumlah pihak yang turut menyukseskan Festival Mombowa Tumpe 2023.</p>



<p>Selama pelaksanaan festival, panitia menggelar sejumlah lomba yang pemenangnya diumumkan pada acara penutupan. Beberapa di antaranya seperti lomba tari daerah, stan pameran, karnaval dan baca puisi.</p>



<p>Ritual pengantaran telur maleo atau mombowa tumpe merupakan inti dari festival tahunan ini. Mombowa Tumpe tahun ini terasa spesial karena dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.</p>



<p>Sandiaga menyaksikan langsung pengantaran telur maleo oleh perangkat adat Batui, Sabtu (2/12/2023). Dari rumah adat Batui, telur-telur maleo dibawa menuju muara sungai dengan berjalan kaki untuk diangkut ke kapal yang kemudian membawanya ke Keraton Kerajaan Banggai di Kabupaten Banggai Laut.</p>



<p>Tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi simbol penghormatan masyarakat Batui kepada Raja Banggai.</p>



<p>Dalam kunjungannya ke Kecamatan Batui, Menparekraf juga mengunjungi stan-stan pameran UMKM yang mempromosikan produk-produk lokal unggulan masyarakat setempat.</p>



<p>Festival Mombawa Tumpe yang didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2023 yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/lestarikan-adat-tumpe-warga-batui-banggai-konsisten-jalankan-ritual/">Lestarikan Adat Tumpe, Warga Batui Banggai Konsisten Jalankan Ritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/lestarikan-adat-tumpe-warga-batui-banggai-konsisten-jalankan-ritual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Adat Sirom Lamala Banggai Melakukan Aksi Protes</title>
		<link>https://portalluwuk.com/masyarakat-adat-sirom-lamala-banggai-melakukan-aksi-protes/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/masyarakat-adat-sirom-lamala-banggai-melakukan-aksi-protes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 12:57:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan Protes]]></category>
		<category><![CDATA[Lamala]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Sirom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=4271</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK-Reaksi penolakan pembangunan Gereja Mandiri Laharoi di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/masyarakat-adat-sirom-lamala-banggai-melakukan-aksi-protes/">Masyarakat Adat Sirom Lamala Banggai Melakukan Aksi Protes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK</strong>-Reaksi penolakan pembangunan Gereja Mandiri Laharoi di Desa Sirom Kecamatan Lamala, Banggai Sulawesi Tengah masih terus terjadi.</p>



<p>Sebelumnya warga Desa Sirom melakukan aksi pemblokiran jalan dengan membakar ban bekas karena tidak menginginkan adanya pembangunan Gereja Mandiri Laharoi.</p>



<p>Kali ini Minggu (10/09/2023), warga Sirom yang tergabung dalam Masyarakat Adat Pinalauwian kembali melakukan aksi serupa pada arah masuk jalan Desa Sirom.</p>



<p>Mereka membentangkan spanduk bertuliskan &#8216;Kami Masyarakat Adat Pinalauwian Desa Sirom Menolak Sepenuhnya Pembangunan Rumah Ibadah Mandiri di Jemaat GKLB Maranatha, Sirom Harga Mati&#8217;.</p>



<p>Salah seorang peserta aksi Albert Naulu yang ditemui media ini mengatakan, aksi yang mereka gelar sejak pagi bertujuan menolak Pembangunan Gereja Mandiri Laharoi di Desa Sirom.</p>



<p>&#8220;Kami tidak ingin ada gereja lain selain gereja yang ada sekarang yakni Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB) yang berdiri di tengah-tengah Jemaat Maranatha Sirom. Kami mengacu pada keputusan dua Menteri yakni Mendagri dan Menteri Agama nomor 8 dan 9 tahun 2006,&#8221;ungkapnya.</p>



<p>Ia menjelaskan adapun bunyi keputusan dua menteri yakni apabila mendirikan rumah ibadah harus ada dukungan dari masyarakat setempat minimal 60 orang yang disahkan oleh pihak Desa/Kelurahan dan data nama KTP pengguna rumah ibadah yang akan dibangun minimal 90 orang.</p>



<p>Kemudian mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) dan Kantor Kemenag. &#8220;Sementara jemaat Mandiri Laharoi di Desa Sirom tidak memenuhi peraturan 60 dan 90,&#8221; tegas Albert.</p>



<p>Sementara itu Kapolsek Lamala AKP Zulfikar menghimbau peserta aksi untuk memberitahukan terlebih dahulu kepada pihak Kepolisian jika hendak melakukan kegiatan.</p>



<p>Hal ini telah diatur dalam undang-undang dan prosedurnya melapor ke pihak Kepolisian 1X24 jam. Kemudian tidak bisa menghalangi fasilitas jalan, karena ada ketentuan pidananya.</p>



<p>&#8220;Kalau ada keluhan silahkan sampaikan ke Pemerintah Kabupaten Banggai,&#8221;kata Zulfikar.</p>



<p>Adanya aksi demo ini dan untuk menghindari terganggunya suasana Kamtibmas, pihaknya meminta jemaat mandiri agar tidak melakukan hal-hal yang menggangu ketertiban umum.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/masyarakat-adat-sirom-lamala-banggai-melakukan-aksi-protes/">Masyarakat Adat Sirom Lamala Banggai Melakukan Aksi Protes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/masyarakat-adat-sirom-lamala-banggai-melakukan-aksi-protes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
