<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DED Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/ded/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/ded/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jul 2025 13:07:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>DED Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/ded/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Forum Diskusi Laporan Pendahuluan: Dinas PUPR Banggai Bahas DED Penanganan Abrasi Pantai Jole, Keraton, dan Sungai Lobu </title>
		<link>https://portalluwuk.com/forum-diskusi-laporan-pendahuluan-dinas-pupr-banggai-bahas-ded-penanganan-abrasi-pantai-jole-keraton-dan-sungai-lobu/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/forum-diskusi-laporan-pendahuluan-dinas-pupr-banggai-bahas-ded-penanganan-abrasi-pantai-jole-keraton-dan-sungai-lobu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 13:07:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANGGAI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[DED]]></category>
		<category><![CDATA[Jole]]></category>
		<category><![CDATA[Lobu]]></category>
		<category><![CDATA[Luwuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Takdir Said]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=9037</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/forum-diskusi-laporan-pendahuluan-dinas-pupr-banggai-bahas-ded-penanganan-abrasi-pantai-jole-keraton-dan-sungai-lobu/">Forum Diskusi Laporan Pendahuluan: Dinas PUPR Banggai Bahas DED Penanganan Abrasi Pantai Jole, Keraton, dan Sungai Lobu </a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK—</strong>Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai melalui Bidang Pengairan kembali mengadakan forum diskusi awal terkait penyusunan Detail Engineering Design (DED) bagi kawasan rawan abrasi di dua wilayah, yakni Pantai Kelurahan Jole dan Kelurahan Keraton di Kecamatan Luwuk, serta wilayah aliran Sungai Lobu di Kecamatan Lobu.</p>



<p>Penyusunan DED untuk Sungai Lobu dilaksanakan oleh CV Geometrik Konsultan Teknik, sedangkan DED Pantai Jole dan Keraton dikerjakan oleh CV Rumbea Tri Putra.</p>



<p>Kegiatan ini merupakan lanjutan dari diskusi serupa yang digelar sehari sebelumnya oleh Bidang Pengairan PUPR Banggai. Dalam forum tersebut, dibahas pula laporan pendahuluan untuk DED Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Bahulolok serta DED Drainase di kawasan perkantoran Bukit Halimun, Luwuk.</p>



<p>Seluruh rangkaian diskusi berlangsung di Hotel Santika Luwuk. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST.</p>



<p>Dalam sambutannya, Takdir Said menjelaskan bahwa laporan pendahuluan merupakan langkah awal dalam tahapan penyusunan perencanaan teknis, terutama dalam konteks pengelolaan sumber daya air serta mitigasi terhadap kerusakan akibat air di kawasan pantai dan sungai.</p>



<p>&#8220;DED yang dirancang secara komprehensif akan menjadi pijakan bagi pelaksanaan pembangunan yang tepat, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan. Forum ini kami harapkan menjadi ruang terbuka bagi semua pihak untuk memberi masukan agar dokumen yang dihasilkan sesuai dengan realitas teknis dan kebutuhan aktual di lapangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai pihak terkait demi mendorong pembangunan infrastruktur pengairan yang lebih baik.</p>



<p>PPK Bidang Pengairan, Astrid Dwijayanthi, mengungkapkan Pantai Jole menjadi perhatian serius karena kerap terdampak gelombang besar, terutama di sepanjang kawasan Jembatan Pasar Simpong hingga Tugu GMT, yang menyebabkan kerusakan pada tanggul dan mengancam ruas Jalan RE Martadinata.</p>



<p>“Melalui DED ini, kami ingin mengetahui cara terbaik untuk membangun tanggul yang lebih efektif dalam menahan abrasi serta mendukung pengembangan kawasan wisata pantai dan sungai,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ashar Ahsan, perwakilan dari CV Rumbea Tri Putra, dalam paparannya menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan survei batimetri, topografi, serta pengamatan pasang surut air laut untuk menghitung arah angin dan gelombang secara akurat.</p>



<p>“Latar belakang studi ini adalah kemunduran garis pantai dari tahun ke tahun di kawasan pesisir Kabupaten Banggai. Oleh karena itu, diperlukan desain bangunan pengaman pantai yang tepat guna dan sesuai kondisi teknis lapangan,” kata Ashar.</p>



<p>Di Kecamatan Luwuk sendiri, belum terdapat bangunan pengaman pantai seperti pemecah gelombang, yang sangat dibutuhkan untuk melindungi pemukiman, pasar, tempat ibadah, serta infrastruktur jalan.</p>



<p>Ashar menambahkan, penyusunan DED ini bertujuan untuk merancang struktur pengaman pantai yang tidak hanya melindungi dari abrasi dan gelombang tinggi, tetapi juga mendukung potensi wisata di kawasan tersebut.</p>



<p>“Target kami ke depan adalah: pertama, mengantisipasi abrasi; kedua, meredam gelombang; dan ketiga, mendesain kawasan pesisir agar dapat menjadi destinasi wisata,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" src="https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2025/07/DED-JOLE-700x400.jpeg" alt="" class="wp-image-9039" style="width:840px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai menggelar diskusi laporan pendahuluan untuk DED Pantai Jole dan Keraton Kecamatan Luwuk serta Pantai Lobu, Kecamatan Lobu, pada Selasa 22 Juli 2025. (dok ist)</figcaption></figure>



<p>Dari hasil survei lapangan, diketahui bahwa pantai di wilayah Simpong hingga GMT memiliki cekungan rawan arah angin, dan sebagian besar tanggul belum menggunakan reflektor gelombang—komponen yang berguna untuk meredam dan memantulkan kembali ombak.</p>



<p>Berdasarkan data BMKG, gelombang laut di kawasan ini bisa mencapai ketinggian 1,5 hingga 3 meter pada musim tertentu. Sementara itu, topografi pantai cenderung datar hingga jarak 20–30 meter dari garis pantai sebelum menurun ke palung laut.</p>



<p>Ashar menjelaskan bahwa desain bangunan pantai yang sedang dikaji kemungkinan akan menggunakan sistem groin (struktur menjorok ke laut) dengan estimasi panjang 14 meter dari garis pantai, sedangkan terumbu karang berada sekitar 17 meter dari garis pantai. Pemilihan desain juga mempertimbangkan reflektor sebagai bagian penting untuk menahan gempuran ombak.</p>



<p>“Dengan adanya DED ini, kami berharap dapat memperkuat perlindungan fisik pesisir, mengatur kembali penataan ruang kawasan pantai, dan mendukung pengembangan destinasi wisata bahari di Jole dan Keraton,” pungkasnya.</p>



<p>Turut hadir dalam diskusi laporan pendahuluan ini, Camat Luwuk, Camat Luwuk Selatan, Lurah Jole, Lurah Keraton, serta para pemangku kepentingan lainnya.</p>



<p>Mereka turut memberikan masukan dan kritik konstruktif terhadap laporan pendahuluan DED Pantai Jole dan Keraton, untuk memastikan rencana yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan teknis dan kondisi di lapangan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/forum-diskusi-laporan-pendahuluan-dinas-pupr-banggai-bahas-ded-penanganan-abrasi-pantai-jole-keraton-dan-sungai-lobu/">Forum Diskusi Laporan Pendahuluan: Dinas PUPR Banggai Bahas DED Penanganan Abrasi Pantai Jole, Keraton, dan Sungai Lobu </a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/forum-diskusi-laporan-pendahuluan-dinas-pupr-banggai-bahas-ded-penanganan-abrasi-pantai-jole-keraton-dan-sungai-lobu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PUPR Banggai Gelar Diskusi Laporan Pendahuluan DED Rehabilitasi Irigasi Bahulolok dan Drainase Bukit Halimun</title>
		<link>https://portalluwuk.com/pupr-banggai-gelar-diskusi-laporan-pendahuluan-ded-rehabilitasi-irigasi-bahulolok-dan-drainase-bukit-halimun/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/pupr-banggai-gelar-diskusi-laporan-pendahuluan-ded-rehabilitasi-irigasi-bahulolok-dan-drainase-bukit-halimun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 12:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANGGAI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Bahulolok]]></category>
		<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Bidang Pengairan]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Halimun]]></category>
		<category><![CDATA[DED]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Luwuk]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Takdir Said]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=9013</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/pupr-banggai-gelar-diskusi-laporan-pendahuluan-ded-rehabilitasi-irigasi-bahulolok-dan-drainase-bukit-halimun/">PUPR Banggai Gelar Diskusi Laporan Pendahuluan DED Rehabilitasi Irigasi Bahulolok dan Drainase Bukit Halimun</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK—</strong>Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai melalui Bidang Pengairan menggelar diskusi laporan pendahuluan untuk dua kegiatan perencanaan teknis, pada Senin, 21 Juli 2025.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini membahas dua dokumen perencanaan, yakni Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Bahulolok dan Detail Engineering Design (DED) Sistem Drainase Kawasan Perkantoran Bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan.</p>



<p>Diskusi pertama membahas laporan pendahuluan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Bahulolok, di Kecamatan Simpang Raya, yang dikerjakan oleh CV Mukti Graha Konsultan.</p>



<p>Kegiatan ini bertujuan menyusun dokumen teknis perencanaan irigasi yang tepat guna, tepat waktu, dan tepat sasaran.</p>



<p>Nantinya, dokumen ini akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.</p>



<p>Adapun ruang lingkup penyusunan DED ini meliputi inventarisasi kondisi jaringan irigasi, pengukuran topografi, survei hidrologi dan geologi, perencanaan saluran dan bangunan, perhitungan teknis, gambar rencana, Bill of Quantity (BOQ), Rencana Anggaran Biaya (RAB), pedoman Operasi &amp; Pemeliharaan (O&amp;P), Analisis Keandalan dan Kinerja Infrastruktur Pengairan (AKNOP), serta album gambar perencanaan.</p>



<p>Sementara itu, diskusi kedua membahas laporan pendahuluan Penyusunan DED Sistem Drainase Kawasan Perkantoran Bukit Halimun yang dikerjakan oleh CV Detail Consultant. Diskusi ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST, yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Astrid Dwijayanthi.</p>



<p>Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Kepala Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Bappeda Banggai Syahbudin Dayanun, Sekretaris Camat Luwuk Selatan, serta sejumlah pejabat fungsional dari Bina Marga PUPR Banggai.</p>



<p>PPK Astrid Dwijayanthi menjelaskan bahwa diskusi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil survei awal yang telah dilakukan oleh tim konsultan. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta dalam memberikan masukan terhadap rencana perencanaan tersebut.</p>



<p>Pada sesi siang, perwakilan CV Detail Consultant, Ashar, ST, memaparkan hasil survei awal penyusunan DED drainase di kawasan Bukit Halimun.</p>



<p>Ia mengungkapkan bahwa penyusunan dokumen ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pembangunan di kawasan tersebut. Bahkan, dikabarkan dalam lima tahun mendatang, seluruh kantor pemerintahan Kabupaten Banggai direncanakan akan dipindahkan ke kawasan ini.</p>



<p>“Kami telah melakukan survei sistem drainase, terutama untuk menentukan lokasi inlet dan outlet saluran,” jelas Ashar. Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari perencanaan ini adalah menciptakan sistem drainase yang terpadu dan efektif, guna mendukung lingkungan perkantoran yang sehat dan bebas genangan air.</p>



<p>Dalam paparannya, Ashar menyebut bahwa sistem drainase dibagi menjadi delapan ruas, dengan ruas pertama berada di belakang Kantor Bappeda. Dari delapan ruas tersebut, lima di antaranya membentang secara horizontal dan terhubung ke jaringan drainase yang mengarah ke dua outlet utama: simpang tiga Kilometer 5 – Bukit Halimun dan simpang tiga Kilometer 8 Tanjung Tuwis –Kawasan Perkantoran Bukit Halimun Luwuk.</p>



<p>Paparan tersebut mendapat tanggapan kritis dari peserta diskusi, khususnya terkait arah saluran pembuangan air.</p>



<p>Beberapa pihak menyarankan agar outlet memperhatikan risiko jika mengarah kawasan permukiman. Olehnya, wilayah yang lebih aman seperti kawasan kuala mati atau lembah di sekitar Kilometer 8 diminta untuk dipertimbangkan.</p>



<p>Menutup kegiatan, Astrid menyampaikan harapannya agar seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan laporan antara. “Terima kasih atas semua masukan yang diberikan dalam diskusi laporan pendahuluan ini,” ujarnya. ***</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/pupr-banggai-gelar-diskusi-laporan-pendahuluan-ded-rehabilitasi-irigasi-bahulolok-dan-drainase-bukit-halimun/">PUPR Banggai Gelar Diskusi Laporan Pendahuluan DED Rehabilitasi Irigasi Bahulolok dan Drainase Bukit Halimun</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/pupr-banggai-gelar-diskusi-laporan-pendahuluan-ded-rehabilitasi-irigasi-bahulolok-dan-drainase-bukit-halimun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
