<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Banggai Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/dinkes-banggai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/dinkes-banggai/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Jun 2024 12:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>Dinkes Banggai Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/dinkes-banggai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Banggai Raih Penghargaan Ombudsman RI, Dinkes Peroleh Nilai 84,38 dengan Opini Kualitas Tinggi</title>
		<link>https://portalluwuk.com/banggai-raih-penghargaan-ombudsman-ri-dinkes-peroleh-nilai-8438-dengan-opini-kualitas-tinggi/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/banggai-raih-penghargaan-ombudsman-ri-dinkes-peroleh-nilai-8438-dengan-opini-kualitas-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 12:44:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Ombudsman RI]]></category>
		<category><![CDATA[Piagam]]></category>
		<category><![CDATA[Raih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7185</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Puskesmas...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/banggai-raih-penghargaan-ombudsman-ri-dinkes-peroleh-nilai-8438-dengan-opini-kualitas-tinggi/">Banggai Raih Penghargaan Ombudsman RI, Dinkes Peroleh Nilai 84,38 dengan Opini Kualitas Tinggi</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Puskesmas Kampung Baru dan Puskesmas Biak serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banggai menerima Piagam Penghargaan Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 dari Ombudsman Republik Indonesia.</p>



<p>Penghargaan ini diberikan dalam Kegiatan Workshop dan Sosialisasi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2024 di Palu. Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai adalah salah satu OPD yang memperoleh Nilai 84,38 dengan Opini Kualitas Tinggi dan masuk zona hijau.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Banggai secara keseluruhan OPD meraih piagam penghargaan Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 dari Ombudsman RI. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, pada Jumat (7/6/2024) di Hotel Santika Palu.</p>



<p>Kabupaten Banggai memperoleh nilai 82,79, yang menempatkan Banggai dalam Zona Hijau dengan Kategori B (Kualitas Tinggi).</p>



<p>Piagam penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil SK Ketua Ombudsman RI Nomor 418 Tahun 2023 tentang hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/banggai-raih-penghargaan-ombudsman-ri-dinkes-peroleh-nilai-8438-dengan-opini-kualitas-tinggi/">Banggai Raih Penghargaan Ombudsman RI, Dinkes Peroleh Nilai 84,38 dengan Opini Kualitas Tinggi</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/banggai-raih-penghargaan-ombudsman-ri-dinkes-peroleh-nilai-8438-dengan-opini-kualitas-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Pembina Cluster Dinkes Banggai Lakukan Lokakarya Mini di Puskesmas Toili III</title>
		<link>https://portalluwuk.com/tim-pembina-cluster-binaan-dinkes-banggai-lakukan-lokakarya-mini-di-puskesmas-toili-iii/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/tim-pembina-cluster-binaan-dinkes-banggai-lakukan-lokakarya-mini-di-puskesmas-toili-iii/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 04:02:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Cluster]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Binaan]]></category>
		<category><![CDATA[Toili III]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7169</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Ketua Tim Pembina Cluster Binaan...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/tim-pembina-cluster-binaan-dinkes-banggai-lakukan-lokakarya-mini-di-puskesmas-toili-iii/">Tim Pembina Cluster Dinkes Banggai Lakukan Lokakarya Mini di Puskesmas Toili III</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211;</strong> Ketua Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Cluster V, dr. Susilawati Muid melaksanakan Pembinaan dan Pendampingan pada Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Toili III, Senin (3/6/2024).</p>



<p>Kegiatan ini membahas tentang masalah kesehatan dengan mencari solusi yang dapat dibantu stakeholder terkait. Hadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Camat Toili Barat, PLKB, Dinas Pendidikan, Dinas Dukcapil, Kepala Puskesmas Toili III dan seluruh staf.</p>



<p>Untuk diketahui, TPCB adalah sebuah program pemerintah yang dijalankan Dinas Kesehatan terkait fungsi bimbingan dan pembinaan serta pendampingan secara periodik, terintegrasi antar program yang berkesinambungan.</p>



<p>Hal ini bertujuan mendorong agar setiap Puskesmas menjalankan tugas pelayanan sesuai standar penyelenggaraan ketentuan perundang undangan.</p>



<p>Utamanya dalam perbaikan mutu kesehatan yang berkesinambungan dalam menciptakan mutu pelayanan yang prima. Tim ini akan bergerak dan turun lapangan yang terbagi dalam wilayah cakupan cluster yang dibentuk pada penggabungan Puskesmas yang ada di wilayah.</p>



<p>Presentasi capaian program setiap puskesmas dilanjutkan sosialisasi program TPCB dan pendalaman serta dialog.</p>



<p>Dimana akan tergambar jelas kemandirian puskesmas terkait pemecahan solusi masalah yang dihadapi dengan adanya TPCB ini.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/tim-pembina-cluster-binaan-dinkes-banggai-lakukan-lokakarya-mini-di-puskesmas-toili-iii/">Tim Pembina Cluster Dinkes Banggai Lakukan Lokakarya Mini di Puskesmas Toili III</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/tim-pembina-cluster-binaan-dinkes-banggai-lakukan-lokakarya-mini-di-puskesmas-toili-iii/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Penularan Epidemi Malaria di Banggai, Petugas Puskesmas Ikuti Pelatihan Entomologi</title>
		<link>https://portalluwuk.com/cegah-kasus-malaria-di-banggai-petugas-puskesmas-dapat-pelatihan-entomologi/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/cegah-kasus-malaria-di-banggai-petugas-puskesmas-dapat-pelatihan-entomologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 12:30:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Entomologi]]></category>
		<category><![CDATA[Malaria]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7143</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/cegah-kasus-malaria-di-banggai-petugas-puskesmas-dapat-pelatihan-entomologi/">Cegah Penularan Epidemi Malaria di Banggai, Petugas Puskesmas Ikuti Pelatihan Entomologi</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Banggai terus meningkatkan sumber daya manusianya. Salah satunya menggelar Pelatihan Entomologi Malaria bagi Petugas Malaria Puskesmas se-Kabupaten Banggai Tahun 2024 di Hotel Santika Luwuk, Selasa (4/6/2024).</p>



<p>Langkah Dinkes ini bertujuan agar petugas entomologi malaria dapat berperan dalam menjalankan fungsi di lapangan. Diantaranya mampu menjelaskan bionomik nyamuk Anopheles sp, melakukan identifikasi nyamuk Anopheles sp, surveí vektor malaría, pemetaan vektor malaria, pengendalian vektor malaria dan pencatatan serta pelaporan menggunakan aplikasi.</p>



<p>Tujuannya agar peserta mampu melakukan kegiatan<br>entomologi malaria di Puskesmas sesuai kompetensi. Seperti menyusun komitmen belajar, menjelaskan kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (P2PTVZ).</p>



<p>Tak hanya itu, peserta juga dituntut untuk mampu menjelaskan bionomik nyamuk Anopheles sp, identifikasi nyamuk, survei pemetaan dan pengendalian vektor malaria. Termasuk dalam menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL).</p>



<p>&#8220;Peserta pelatihan ini mereka yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Entomologi Kesehatan, Pengelola Malaria atau Pengelola Kesehatan Lingkungan di Puskesmas,&#8221;sebut Kepala Dinkes Banggai dr. I Wayan Suartika, ME dalam paparanya.</p>



<p>Diutamakan peserta berpendidikan D3 Kesehatan tambahnya, serta membuat surat pernyataan bersedia untuk tidak pindah tugas selama minimai 3 tahun yang ditandatanagani atasan langsung.</p>



<p>Kriteria lain tambahnya, wanita hamil tidak diperbolehkan menjadi peserta. Membawa surat tugas dari pimpinan instansi tempatnya bekerja dan bersedia mengikuti pelatihan dari awal sampai selesai.</p>



<p>Bagi I Wayan Suartika, upaya pengendalian malaria dapat ditempuh dalam dua strategi utama. Antara lain pengendalian vektor, disamping penemuan dini dan tatalaksana penderita secara standar.</p>



<p>&#8220;Pengendalian vektor merupakan upaya prevetif paling efektif dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit tutar vektor, termasuk malaria,&#8221;jelasnya.</p>



<p>Upaya penanggulangan malaria telah menunjukkan kemajuan yang signifikan yang ditunjukkan dengan penurunan jumlah kasus lebih dari 50% dalam satu dekade terakhir.</p>



<p>Kabupaten/Kota yang sudah mencapai eliminasi malaria sampai tahun 2021 sebanyak 347 kabupaten/kota yang berarti melindungi lebih dari 232 juta penduduk (85,5%) dari penularan malaria di Indonesia.</p>



<p>Dalam rangka meningkatkan Komitmen Eliminasi Malaria nasional yang merupakan salah satu program prioritas nasional periu dilakukan perencanaan dan implementasi pembangunan kesehatan yang komprehensif, berkelanjutan dan melibatkan semua sektor terkait.</p>



<p>Eliminasi malaria adalah pemutusan rantai penularan malaria setempat pada manusia di wilayah tertentu. Mengakhiri epidemi maiaria ini merupakan salah satu komitmen giobai yang juga tertuang dalam SDG&#8217;s Goals ke 3.</p>



<p>Kesepakatan global ini diperkuat oleh komitmen pemimpin negara-negara kawasan Asia Pasifik termasuk Presiden RI pada pertemuan Asia Pasific Leadership Malaria Alliance (APLMA) Tahun 2014. </p>



<p>Komitmen tersebut adalah membebaskan seluruh kawasan Asia Pasifik dari penularan malaria (eliminasi) pada tahun 2030. &#8220;Jika vektor dapat dikendalikan dengan baik, maka penularan penyakit dapat dihindari,&#8221;tandasnya.</p>



<p>Sementara untuk dapat mengendalikan vektor secara komprehensif sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 50 tahun 2017, dibutuhkan tenaga kesehatan yang terlatih di bidang pengendalian vektor.</p>



<p>Sementara kondisi ketersediaan tenaga entomolog kesehatan di indonesia masih sangat terbatas. Idealnya setiap puskesmas tersedia satu tenaga fungsional teknis entomolog kesehatan yang terampil.</p>



<p>&#8220;Bila hal ini belum memungkinkan tersedia, maka minimal harus tersedia tenaga kesehatan yang memahami dan mampu melakukan kegiatan teknis pengamatan dan pengendalian vektor dimaksud,&#8221;pungkasnya.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/cegah-kasus-malaria-di-banggai-petugas-puskesmas-dapat-pelatihan-entomologi/">Cegah Penularan Epidemi Malaria di Banggai, Petugas Puskesmas Ikuti Pelatihan Entomologi</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/cegah-kasus-malaria-di-banggai-petugas-puskesmas-dapat-pelatihan-entomologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Banggai Mulai Gencar Lakukan Fogging di Tontouan, Antisipasi Penyakit DBD</title>
		<link>https://portalluwuk.com/dinkes-mulai-gencar-lakukan-fogging-di-tontouan-antisipasi-penyakit-dbd/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/dinkes-mulai-gencar-lakukan-fogging-di-tontouan-antisipasi-penyakit-dbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2024 15:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Fogging]]></category>
		<category><![CDATA[Gencar]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7126</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Fogging adalah&#160;tindakan pengasapan dengan bahan...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/dinkes-mulai-gencar-lakukan-fogging-di-tontouan-antisipasi-penyakit-dbd/">Dinkes Banggai Mulai Gencar Lakukan Fogging di Tontouan, Antisipasi Penyakit DBD</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211;</strong> Fogging adalah&nbsp;tindakan pengasapan dengan bahan Insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).</p>



<p>Belum lama ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Banggai kembali melakukan fogging alias pengasapan di wilayah Desa Tontouan Kecamatan Luwuk. Kegiatan tersebut dalam rangka merespon adanya indikasi pasien yang terdiagnosa menderita DBD.</p>



<p>Pengelola Program DBD Dinkes Banggai Nuralim Hi Badewi membenarkan, kegiatan fogging yang belum lama ini dilakukan di Desa Tontouan merupakan kegiatan rutin. Hal ini untuk menindaklanjuti temuan salah seorang anak di wilayah tersebut sempat dirawat di Puskesmas Kampung Baru.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini sebenarnya program rutin dinas. Secara kebetulan memang sempat ada satu pasien anak sekolah di desa tersebut terkenak DBD,&#8221;ujarnya.</p>



<p>Selain melakukan Poging tambahnya, pihaknya juga melakukan survey jentik DBD di beberapa rumah ekitar tempat tinggal pasien DBD dan ditemukan ada beberapa rumah yg positif terdapat jentik DBD.</p>



<p>&#8220;Cara mencegah penyakit DBD itu sangat mudah dan gampang. Cukup dengan melakukan kegiatan 3 M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang Sampah Barang Bekas),&#8221;tandasnya.</p>



<p>Pantauan media ini, beberapa wilayah dalam kota Luwuk mulai menyebar penyakit Demam Berdarah Dengue. Utamanya di wilayah Luwuk Utara seputar Kelurahan Kilongan Permai.</p>



<p>&#8220;Beberapa pasien telah dirawat inap di RSUD Luwuk. Karena sudah ada yang terpapar penyakit DBD sekitar kilongan permai,&#8221;ujar salah seorang pasien yang ditemui diruang teratai tempat para pasien anak anak dirawat inap. Meski ia mengaku anaknya bukan dirawat karena DBD melainkan karena penyakit lain.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/dinkes-mulai-gencar-lakukan-fogging-di-tontouan-antisipasi-penyakit-dbd/">Dinkes Banggai Mulai Gencar Lakukan Fogging di Tontouan, Antisipasi Penyakit DBD</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/dinkes-mulai-gencar-lakukan-fogging-di-tontouan-antisipasi-penyakit-dbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadinkes Banggai Ingatkan, Selama Cuti Bersama UGD Puskesmas Tetap Buka</title>
		<link>https://portalluwuk.com/kadinkes-banggai-ingatkan-selama-cuti-bersama-ugd-puskesmas-tetap-buka/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/kadinkes-banggai-ingatkan-selama-cuti-bersama-ugd-puskesmas-tetap-buka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 07:17:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Cuti Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tetap Buka]]></category>
		<category><![CDATA[UGD Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7058</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Kepala Dinas Kesehatan Banggai dr....</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/kadinkes-banggai-ingatkan-selama-cuti-bersama-ugd-puskesmas-tetap-buka/">Kadinkes Banggai Ingatkan, Selama Cuti Bersama UGD Puskesmas Tetap Buka</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Kepala Dinas Kesehatan Banggai dr. I Wayan Suartika mengintruksikan agar seluruh layanan Unit Gawat Darurat (UGD) yang ada di 27 Puskemas dan UGD RSUD Luwuk tetap dibuka.</p>



<p>&#8220;Baik Puskesmas yang ada pelayanan UGD atau tidak, tahun ini semua harus dibuka selama masa liburan cuti bersama hari raya idul fitri yang dimulai 5-18 April 2024,&#8221;kata I Wayan dalam rapat evaluasi internal Dinkes Banggai, dua hari lalu.</p>



<p>Ia menekankan, pentingnya membuka pelayanan unit gawat darurat untuk memenuhi pelayanan masyarakat yang seketika membutuhkan.</p>



<p>&#8220;Sebagai pusat kesehatan masyarakat yang ada di wilayah masing masing harus mempu menjalankan tugasnya. Unit pelayanan ini penting dan sangat dibutuhkan,&#8221;ujar dia lagi.</p>



<p>Terkait mekanisme pembagian tugas tergantung pengaturan Puskesmasnya. Dinkes Banggai akan memonitor seluruh Puskesmas jelang liburan tersebut guna memastikan pelayanan berjalan efektif di lapangan.</p>



<p>&#8220;Teknisnya ada di Puskesmas. Kalau dulu hanya sebatas Puskesmas yang ada unit pelayanan, tahun ini saya perintahkan seluruhnya dibuka, tanpa terkecuali,&#8221;tegas I Wayan Suartika.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/kadinkes-banggai-ingatkan-selama-cuti-bersama-ugd-puskesmas-tetap-buka/">Kadinkes Banggai Ingatkan, Selama Cuti Bersama UGD Puskesmas Tetap Buka</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/kadinkes-banggai-ingatkan-selama-cuti-bersama-ugd-puskesmas-tetap-buka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diare Kalaka Bunta, Dinkes Banggai Benarkan 12 Pasien Terpapar Dalam Proses Penyembuhan</title>
		<link>https://portalluwuk.com/diare-kalaka-bunta-dinkes-banggai-benarkan-12-pasien-terpapar-dalam-proses-penyembuhan/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/diare-kalaka-bunta-dinkes-banggai-benarkan-12-pasien-terpapar-dalam-proses-penyembuhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 16:17:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[12 Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Kalaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Diare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=7008</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Kasus Diare yang menimpa warga...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/diare-kalaka-bunta-dinkes-banggai-benarkan-12-pasien-terpapar-dalam-proses-penyembuhan/">Diare Kalaka Bunta, Dinkes Banggai Benarkan 12 Pasien Terpapar Dalam Proses Penyembuhan</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Kasus Diare yang menimpa warga Kelurahan Kalaka Kecamatan Bunta, Banggai Sulawesi Tengah, kini dalam penanganan petugas medis di Puskesmas Bunta.</p>



<p>Dinas Kesehatan (Dinkes) Banggai langsung bergerak cepat bersama tim pencegahan Diare di Puskesmas Bunta untuk melakukan pemantauan dan identifikasi penyebab. Salah satunya melakukan penyelidikan epidemiologi dengan program terkait.</p>



<p>Pengelola Program Diare Dinkes Banggai Lidyawati menjelaskan, kasus bermula Tanggal 12 Maret 2024. Dimana anak dibawah umur (11 bulan) terlambat dibawah ke Puskesmas Bunta.</p>



<p>&#8220;Sejak gejala itu ada Tanggal 12 Maret, ibu dari anak tersebut tidak membawa anaknya ke Puskesmas. Nanti Tanggal 14 Maret barulah dibawah. Belum mendapat penanganan medis, anak tersebut telah meninggal dunia. Jadi terlambat dibawah untuk ditangani secara medis,&#8221;ujar Lidyawati kepada <a href="http://Portalluwuk.com">Portalluwuk.com</a>, Kamis (11/3/2024).</p>



<p>Biasanya kata Lidyawati, ketika pasien mengalami sakit seperti&nbsp;keluhan buang air besar encer&nbsp;atau berair terjadi 3 kali dalam sehari, sudah seharusnya mendapatkan penanganan medis.</p>



<p>&#8220;Hal ini untuk dilakukan pemeriksaan. Namun yang menimpa seorang anak dibawah umur tersebut tidak mendapat penanganan medis akibat orang tua pasien tak membawanya ke Puskesmas,&#8221;ungkap Lidya.</p>



<p>Diare umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri. Bahkan dimungkinkan akibat virus. Namun untuk membuktikanya perlu penelitian melalui pemeriksaan medis.</p>



<p>Guna mengantisipasi penyebaran kasus ini, para petugas Puskesmas langsung menuju lokasi di Kelurahan Kalaka. Saat turun petugas menemukan saudara pasien dari yang meninggal atas nama Ananda (Umur 2 Tahun) juga mengalami sakit. Teridentifikasi yang bersangkutan juga mengalami gejala serupa yakni Diare.</p>



<p>&#8220;Kejadian awal Tanggal 12, kami turun Tanggal 15 setelah pasien pertama masuk Puskesmas 14 Maret 2024. Selain kasus ini menimpa kaka beradik tersebut,&nbsp; tetangga sekitar juga mengalami hal yang sama. Ada sekitar 11 orang selain 2 kakak beradik terpapar dan kesemuanya dalam penanganan pengobatan di puskesmas,&#8221;tambah Lidyawati.</p>



<p>Langkah selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan sekitar lokasi seperti pengambilan sampel air untuk ditelitikan. Ternyata hasil pemeriksaan penyebabnya ada bakteri dalam penggunaan konsumsi air. &#8220;Airnya mengandung bakteri karena tidak dimasak,&#8221;katanya.</p>



<p>Lidya mengatakan, ke 12 pasien di Puskesmas kini dalam penanganan medis dan dalam tahap proses penyembuhan. &#8220;Sudah diberikan obat seperti oralit dan obat obatan lainnya. Butuh 10 hari kedepan sejak penangan awal untuk kesembuhan total,&#8221;ucapnya.</p>



<p>Ia menghimbau agar kasus ini tidak terulang, masyarakat harus melakukan pencegahan dengan memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.</p>



<p>&#8220;Hanya ini salah satu cara untuk menghindari penyakit diare. Khususnya konsumsi air harus benar benar bersih, steril dari bakteri. Tidak hanya itu, penyakit ini bisa juga ditimbulkan karena virus jadi harus menjadi perhatian bagi warga,&#8221;tandasnya.</p>



<p>Selain melakukan identifikasi penyebab Diare lanjutnya, sekitar Kalaka juga petugas melakukan edukasi terkait hal kebersihan dan pencegahan. Ini juga butuh peran semua elemen masyarakat, pemerintah setempat agar bersama sama bergandengan tangan melakukan edukasi.</p>



<p>Bahwa untuk mencegah timbulnya penyakit harus dimulai dengan menjaga kebersihan. &#8220;Hanya ini cara tangkal yang terbaik dalam menjaga lingkungan tetap bersih. Dan kalau ada warga yang sakit segera bawah ke puskesmas,&#8221;harapnya.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/diare-kalaka-bunta-dinkes-banggai-benarkan-12-pasien-terpapar-dalam-proses-penyembuhan/">Diare Kalaka Bunta, Dinkes Banggai Benarkan 12 Pasien Terpapar Dalam Proses Penyembuhan</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/diare-kalaka-bunta-dinkes-banggai-benarkan-12-pasien-terpapar-dalam-proses-penyembuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Banggai Berencana Buka Unit Rehabilitasi Narkotika, 30 Peserta Ikut Pelatihan Asesment dan Gangguan</title>
		<link>https://portalluwuk.com/dinkes-banggai-berencana-buka-unit-rehabilitasi-narkotika-30-peserta-ikut-pelatihan-asesment-dan-gangguan/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/dinkes-banggai-berencana-buka-unit-rehabilitasi-narkotika-30-peserta-ikut-pelatihan-asesment-dan-gangguan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 02:38:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Assesment]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Rehabilitasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=6737</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/dinkes-banggai-berencana-buka-unit-rehabilitasi-narkotika-30-peserta-ikut-pelatihan-asesment-dan-gangguan/">Dinkes Banggai Berencana Buka Unit Rehabilitasi Narkotika, 30 Peserta Ikut Pelatihan Asesment dan Gangguan</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai mulai melatih 30 peserta Aparatur Sipil Negara terdiri 8 dokter dari 8 Puskesmas di Kabupaten Banggai. Sisanya perawat, apoteker dan psikolog.</p>



<p>Kegiatan berlangsung di Hotel Santika Luwuk dimulai Tanggal 26 Februari hingga 3 Maret 2024 dan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Banggai I Wayan Suartika, Senin (26/2/2024).</p>



<p>Seperti kita ketahui bersama, bahwa fenomena pecandu dan mereka yang terlibat dalam rangkaian kasus penjual maupun pemakai narkotika di Kabupaten Banggai, berada pada urutan kedua di Sulawesi Tengah.</p>



<p>Melalui kegiatan pelatihan ini setidaknya petugas medis akan menjadi garda terdepan dalam upaya rehabilitasi. Tentu harus didasarkan pada kemampuan ilmu pengetahuan memadai untuk memberikan pelayanan dan bimbingan, membina serta membentuk prilaku para pecandu agar kembali kelingkungan masyarakat.</p>



<p>Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Banggai, Midah, mengungkapkan, pelatihan asesment dan rencana terapi ganguan pengguna narkotika ini, merupakan program dinas sebagai langkah awal sertifikasi bagi petugas.</p>



<p>&#8220;Ini langkah awal untuk menangani para pasien gangguan narkoba, minimal dilakukan rawat jalan,&#8221;kata Midah kepada <a href="http://Portalluwuk.com">Portalluwuk.com</a> disela sela kegiatan.</p>



<p>Ia menjelaskan, ada 30 peserta terdiri para dokter, perawat, apoteker dan psikolog. Kesemuanya adalah ASN tetap dan sebagian kecil dari tenaga P3K. &#8220;Kedepan tidak menutup kemungkitan dibuka pusat rehabilitasi. Namun langkah awal sebatas penanganan rawat jalan dulu di 8 Puskesmas,&#8221;terangnya.</p>



<p>Usai pelatihan akan keluar sertifikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia dan selanjutnya menunggu Surat Keputusan Ijin Operasional Kegiatan Rehabilitasi pada 8 Puskesmas. Diantaranya Pusekesmas Simpong, Kampung Baru, Nambo, Toili Satu, Toili Dua, Toili Tiga, Hunduhon dan Puskesmas Tangeban.</p>



<p>&#8220;Nanti ada sertifikasi yang dikeluarkan Kemenkes, mulai dari dokter, perawat, apoteker dan psikolog. Mereka akan bekerja pada puskesmas masing masing untuk menangani pasien narkotika dengan cara rawat jalan,&#8221;ucapnya.</p>



<p>Rawan jalan ini sukarela dan gratis. Sehingga ketika ada pasien terpapar narkotika segera memeriksakan ke 8 Puskesmas yang ada. Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWN) terhadap pengguna narkotika.</p>



<p>&#8220;Gratis karena&nbsp; biaya Kementerian tanpa BPJS. Karena memang BPJS tidak menanggung untuk pasien teridentifikasi narkotika,&#8221;tambahnya.</p>



<p>Kegiatan pelatihan ini dihadiri sekaligus menjadi narasumber yakni BNN Provinsi Sulteng, Dokter Penyakit Jiwa dari BRSUD Luwuk dan Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/dinkes-banggai-berencana-buka-unit-rehabilitasi-narkotika-30-peserta-ikut-pelatihan-asesment-dan-gangguan/">Dinkes Banggai Berencana Buka Unit Rehabilitasi Narkotika, 30 Peserta Ikut Pelatihan Asesment dan Gangguan</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/dinkes-banggai-berencana-buka-unit-rehabilitasi-narkotika-30-peserta-ikut-pelatihan-asesment-dan-gangguan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abdu Haris Sibadu : Mutu Pelayanan Kesehatan Harus Ditopang Tiga Faktor, Sarana Tenaga dan Obat</title>
		<link>https://portalluwuk.com/abdu-haris-sibadu-mutu-pelayanan-harus-ditopang-tiga-faktor-sarana-tenaga-dan-obat/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/abdu-haris-sibadu-mutu-pelayanan-harus-ditopang-tiga-faktor-sarana-tenaga-dan-obat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 03:33:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Ditopang]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sarana]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Faktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=6569</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/abdu-haris-sibadu-mutu-pelayanan-harus-ditopang-tiga-faktor-sarana-tenaga-dan-obat/">Abdu Haris Sibadu : Mutu Pelayanan Kesehatan Harus Ditopang Tiga Faktor, Sarana Tenaga dan Obat</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Banggai Abdu Haris Sibadu menggatakan, parameter untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ditentukan tiga faktor utamanya. Tersedianya sarana prasarana yang memadai, kesiapan tenaga medis dan siapnya obat obatan.</p>



<p>&#8220;Tiga faktor ini sebagai penentu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dinkes Banggai&nbsp; selalu siap dan terus berinovasi sesuai dengan visi misi pimpinan daerah,&#8221;sebut Abdu Haris Sibadu kepada <a href="http://Portalluwuk.com">Portalluwuk.com</a> yang ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.</p>



<p>Abdu menjelaskan, kesiapan sarana Puskesmas dan beberapa puskesmas pembantu terus dikembangkan, &#8220;Kita punya tenaga pelayanan dan medis dari ASN. Ada juga tenaga P3K dan sebaran program tenaga kementerian melalui penempatan penugasan khusus nusantara sehat,&#8221;tuturnya.</p>



<p>Beberapa tenaga dokter disebar di seluruh Indonesia, termasuk Banggai dijatahkan dan saat ini sedang bertugas dibeberapa Puskesmas selama 2 tahun. Dan ini sangat membantu untuk melayani masyarakat.</p>



<p>&#8220;Program kementerian ini kita usulkan berdasarkan kebutuhan daerah, diverifikasi dan akhirnya disetujui dan sudah berjalan selama 2 tahun,&#8221;tambahnya.</p>



<p>Tak hanya dokter, ada juga tenaga farmasi, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, kesmasyarakatan dan analisis lboratorium yang dijatahkan kementerian kesehatan dan itu sudah menyebar dan bertugas lama di Kabupaten Banggai.</p>



<p>Adapun metode pelayanan kesehatan dilakukan melalui pendekatan promotif, prefentif, kuratif dan rehabilitatif. Metode ini bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.</p>



<p>Seperti peningkatan pemeliharaan, pencegahan penyembuhan secara kesehatan, pendekatan kesehatan penyakit dan pemulihan. &#8220;Upaya tersebut dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan di Kabupaten Banggai,&#8221;jelasnya.</p>



<p>Dengan demikian lanjut Abdu Haris, pemerintah akan terus berupaya agar masyarakat kita menjadi sehat, terlayani dengan baik. Siap sarana dan prasarana, tenaga dan kesiapan obat obatan disemua puskesmas.</p>



<p>&#8220;Lintas koordinasi terus kami jalankan sesuai petunjuk pimpinan. Ini untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Sehingga warga yang ingin berobat tidak perlu ragu dan silahkan mengecekkan kondisi kesehatanya secara gratis,&#8221;tutur Abdu.</p>



<p>Mengingat soal kesehatan ini terdanai langsung pemerintah pusat melalui APBN dan ditopang pendanaan rutin APBD Banggai dalam menyiapkan setiap kebutuhan. &#8220;Tujuanya agar pelayanan bagi masyarakat terus berjalan optimal dalam hal kesehatan,&#8221;tandasnya.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/abdu-haris-sibadu-mutu-pelayanan-harus-ditopang-tiga-faktor-sarana-tenaga-dan-obat/">Abdu Haris Sibadu : Mutu Pelayanan Kesehatan Harus Ditopang Tiga Faktor, Sarana Tenaga dan Obat</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/abdu-haris-sibadu-mutu-pelayanan-harus-ditopang-tiga-faktor-sarana-tenaga-dan-obat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
