<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT KLA Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/pt-kla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/pt-kla/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2023 10:39:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>PT KLA Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/pt-kla/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hardi Delacrus Dkk Mengadu Ke Komisi 1 DPRD Banggai, Tuntut PT KLA Bayar Pasangon</title>
		<link>https://portalluwuk.com/hardi-delacrus-dkk-mengadu-ke-komisi-1-dprd-banggai-tuntut-pt-kla-bayar-pasangon/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/hardi-delacrus-dkk-mengadu-ke-komisi-1-dprd-banggai-tuntut-pt-kla-bayar-pasangon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2023 09:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[5 Eks Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[PT KLA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=1591</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Sebanyak 5 orang eks karyawan...</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/hardi-delacrus-dkk-mengadu-ke-komisi-1-dprd-banggai-tuntut-pt-kla-bayar-pasangon/">Hardi Delacrus Dkk Mengadu Ke Komisi 1 DPRD Banggai, Tuntut PT KLA Bayar Pasangon</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Sebanyak 5 orang eks karyawan PT Kartika Luwuk Abadi mengadukan masalahnya ke Komisi 1 DPRD Banggai terkait terkatung katungnya pembayaran pasangon oleh perusahaan yang bergerak pada sektor jasa distributor minyak ini.</p>



<p>Tuntutan pasangon tersebut buntut dari terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hardi Delacrus dihadapan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPRD Banggai mengungkapkan, sejak tanggal 3 oktober 2022, ia bersama temannya mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai untuk membuat pengaduan tentang tidak dibayarkanya uang pasangon karena adanya PHK sepihak.</p>



<p>Karena sebelumnya pihaknya sudah membicarakan dengan perusahaan secara baik baik. &#8220;Tapi pihak perusahaan bilang karena masalah ini sudah ke Nakertrans, maka perusahaan hanya membayarkan ke dinas. Sebaliknya jika masalah ini sampai ke pengadilan, maka perusahaan membayarnya ke pengadilan,&#8221;ungkap Hardi Delacrus yang ditemani dua orang korban PHK, Rabu (15/02/23).</p>



<p>Hardi mengaku sudah sepuluh tahun bekerja sebagai pembantu sopir truk tangki. Masuk ke perusahaan tanpa kontrak kerja. &#8220;Sudah pernah kami bicarakan secara persuasif. Tapi tidak ada penyelesaian sama sekali sampai saat ini,&#8221;ujarnya.</p>



<p>Direktur PT KLA, Naser Himran mengatakan, soal pernyataan tidak akan membayar pasangon 5 eks karyawan, benar adanya. Dihadapan RDP tersebut, Naser Himran menekankan, ia menyampaikan tidak membayarkan pasangon ke karyawan karena masalah ini sudah sampai ke Nakertrans.</p>



<p>&#8220;Maka dibayar ke Nakertrans bukan orang perorang. Sebaliknya jika sampai ke pengadilan maka pembayaranya juga ke pengadilan,&#8221;ujar Naser.</p>



<p>Naser pun menceritakan masuknya Hardi Delacrus menjadi karyawanya. Dipekerjakan sebagai tukang sapu dengan awal gaji Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta kurun waktu 10 tahun.</p>



<p>&#8220;Namun karena kondisisi pandemi, semua perusahaan mengalami dampak. Termasuk perusahaan kami yang hanya menjual jasa, juga ikut terdampak. Satu satunya jalan adalah perampingan tenaga kerja,&#8221;kata Naser.</p>



<p>Bagi Naser jika perusahaan tidak melakukan perampingan, maka akan menjadi beban. &#8220;Bayar bunga bank saja setiap bulan sulit. Ada Rp 400 juta yang harus disetor ke bank setiap bulan. Jadi memang kondisi perusahaan suak,&#8221;ucapnya.</p>



<p>Namun selama mempekerjakan karyawan, ia tidak pernah lambat membayar gaji. Kalau tidak salah hanya sekali, hanya molor beberapa hari saja. Jadi memang karena kondisi perusahaanlah yang membuat kami memangkas pekerja.</p>



<p>&#8220;Soal pasangon, karena ini sudah disampaikan ke naker kami pada intinya siap membayar kalau ada keputusan yang mengikat. Pada dasarnya saya bertanggubgjawab terhadap karyawan,&#8221;tandasnya.</p>



<p>Namun hasil RDP menemui jalan buntu. Pihak PT KLA tak sanggup membayar pasangon, meskipun kelima eks karyawan bersedia menerima pembayaran dengan pemotongan 50 persen dari total pasangon Rp 115 juta. </p>



<p>Hasil rekomendasi memutuskan, meminta kedua belah pihak menyelesaikan perselisihan melalui jalan musyawarah. Jika tidak menemukan jalan keluar maka masing masing pihak menempuh jalur hukum yang berlaku.</p>



<p>Dan meminta pemerintah daerah segera melakukan perhitungan ulang pasangon terhadap 5 eks karyawan. &#8220;Rekomendasi ini akan kami sampaikan ke eksekutif untuk ditindaklanjuti,&#8221;tutup Ketua Komisi 1 DPRD Banggai, Irwanto Kulab.*</p>
<p>The post <a href="https://portalluwuk.com/hardi-delacrus-dkk-mengadu-ke-komisi-1-dprd-banggai-tuntut-pt-kla-bayar-pasangon/">Hardi Delacrus Dkk Mengadu Ke Komisi 1 DPRD Banggai, Tuntut PT KLA Bayar Pasangon</a> appeared first on <a href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/hardi-delacrus-dkk-mengadu-ke-komisi-1-dprd-banggai-tuntut-pt-kla-bayar-pasangon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
