<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Satu Juta Satu Pekarangan Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/satu-juta-satu-pekarangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/satu-juta-satu-pekarangan/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2023 12:45:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.3</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>Satu Juta Satu Pekarangan Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/satu-juta-satu-pekarangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Mau Kecolongan, Kadis Rusdi Rahmat Cek Langsung Penangkaran Budidaya Ikan Lele</title>
		<link>https://portalluwuk.com/tak-mau-kecolongan-kadis-rusdi-rahmat-cek-langsung-penangkaran-budidaya-ikan-lele/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/tak-mau-kecolongan-kadis-rusdi-rahmat-cek-langsung-penangkaran-budidaya-ikan-lele/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 10:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DKISP]]></category>
		<category><![CDATA[Benih Ikan Lele]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kintom]]></category>
		<category><![CDATA[Program Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Juta Satu Pekarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Toili]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=1225</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Dinas Perikanan (Disperik) Kabupaten Banggai...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/tak-mau-kecolongan-kadis-rusdi-rahmat-cek-langsung-penangkaran-budidaya-ikan-lele/">Tak Mau Kecolongan, Kadis Rusdi Rahmat Cek Langsung Penangkaran Budidaya Ikan Lele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Dinas Perikanan (Disperik) Kabupaten Banggai sepertinya tak mau kecolongan dengan pembagian benih ikan air tawar jenis ikan Lele kepada warga penerima. Terkait perkembangan, bagaimana menangkar dan teknis pengelolaannya.</p>



<p>Untuk diketahui program pembagian benih ikan Lele tersebut, sudah dimulai sejak beberapa bulan silam. Teranggarkan melalui pembiayaan APBD Perubahan Tahun 2022 pada program Satu Juta Satu Pekarangan dan dana inflasi.</p>



<p>Instansi yang dipimpin Rusdi Rahmat ini, Kamis (02/02/23) kemarin, mulai melakukan pengecekan langsung pada lokasi budidaya di wilayah Kecamatan Kintom dan Toili.</p>



<p>Rusdi Rahmat saat melakukan pengecekan lokasi budi daya di Desa Dimpalon Kecamatan Kintom mengatakan, instansinya telah melakukan penyerahan benih ikan Lele sebanyak 1.250 ekor perorang.</p>



<p>&#8220;Sudah kami salurkan untuk 80 warga penerima. Masing masing sebanyak 1.250 ekor. Tersebar pada 14 kecamatan, dimulai akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023,&#8221;kata Rusdi Rahmat.</p>



<p>Tak hanya memberikan benih, ikut diserahkan tempat penangkaran berupa kolam penampung, pompa air, pakan dan probiotik. Semuanya dalam satu paket bantuan.</p>



<p>“Penerima program Satu Juta Satu Pekarangan ini, adalah warga yang terdata dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang dikeluarkan Kementerian Sosial RI,”ungkap Rusdi.</p>



<p>Ia menjelaskan, dari 1.250 benih yang diserahkan kepada penerima, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) benih, diperkirakan bisa menyentuh angka 75 persen. Dengan begitu, setiap pembudi daya dapat memanen 900-an ekor Lele selama 3 bulan pemeliharaan.</p>



<p>“Kalau kita asumsikan 6-7 ekor per kilogram dalam sekali panen, maka hasil yang diperoleh dari budi daya ikan Lele ini kurang lebih 150-an kilogram. Dengan asumsi harga Rp 30 ribu per kilogram. Maka hasil yang didapat bisa mencapai Rp 4,5 juta per orang,”ujarnya.</p>



<p>Terkait pemasaran hasil budi daya ikan Lele, selain untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, bisa dijual untuk memenuhi permintaan lokal maupun luar daerah, seperti Kabupaten Morowali.</p>



<p>Ia berharap, dengan adanya program ini, gizi masyarakat tercukupkan untuk menekan angka stunting di Banggai. Program ini juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat penerima bantuan.</p>



<p>Terpisah, Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Disperik Banggai, Aonurofiq menjelaskan, program Satu Juta Satu Pekarangan tidak hanya menyentuh warga miskin, tapi juga diberikan kepada pembudi daya yang sedari awal berusaha, tapi terdampak inflasi.</p>



<p>“Kegiatan penanganan dampak inflasi, targetnya pembudi daya terdampak inflasi. Sedangkan Satu Juta Satu Pekarangan, fokusnya ke masyarakat miskin atau pembudi daya pemula,”tutur Aonurofiq.</p>



<p>Selain di Kecamatan Kintom, tim dari Dinas Perikanan Banggai juga meninjau perkembangan budi daya ikan Lele di Desa Tohiti Sari dan Desa Sindang Sari, Kecamatan Toili.</p>



<p>Khusus program unggulan Satu Juta Satu Pekarangan sektor perikanan, telah menjangkau masyarakat di Kecamatan Toili, Kintom, Lamala, Luwuk Timur, Toili Barat dan Moilong.</p>



<p>Termasuk Kecamatan Simpang Raya, Nuhon, Masama, Luwuk Utara, Bualemo, Balantak, dan Kecamatan Bunta.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/tak-mau-kecolongan-kadis-rusdi-rahmat-cek-langsung-penangkaran-budidaya-ikan-lele/">Tak Mau Kecolongan, Kadis Rusdi Rahmat Cek Langsung Penangkaran Budidaya Ikan Lele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/tak-mau-kecolongan-kadis-rusdi-rahmat-cek-langsung-penangkaran-budidaya-ikan-lele/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Bibit Rica Sirup Siap Panen, Rambah Pekarangan Warga Tontouan</title>
		<link>https://portalluwuk.com/bantuan-bibit-rica-sirup-siap-panen-rambah-pekarangan-warga-tontouan/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/bantuan-bibit-rica-sirup-siap-panen-rambah-pekarangan-warga-tontouan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 08:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tontouan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Rica]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Juta Satu Pekarangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=1071</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Bantuan bibit rica kini telah...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/bantuan-bibit-rica-sirup-siap-panen-rambah-pekarangan-warga-tontouan/">Bantuan Bibit Rica Sirup Siap Panen, Rambah Pekarangan Warga Tontouan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Bantuan bibit rica kini telah merambah pekarangan dalam kota Luwuk khususnya di Desa Tontouan, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.</p>



<p>Bantuan rica ini merupakan program pemerintah daerah Kabupaten Banggai melalui kegiatan satu juta satu pekarangan yang dicanangkan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka.</p>



<p>Salah satunya dikelola langsung Dinas Ketahanan Panggan (Ketapang) Banggai. Bantuan yang diberikan 50 polybag untuk satu keluarga, sebagai upaya pemerintah mengantisipasi melonjaknya harga rica di pasaran.</p>



<p>Diharapkan saat panen nanti, bibit ini bisa menghasilkan buah pedas dan dapat dirasakan warga serta bisa dipanen dua kali dalam sepekan.</p>



<p>Pantauan media ini, Minggu (29/01/23), di Desa Tontouan Kecamatan Luwuk, nampak helaian daun rica menghijau. Mulai berbuah dan sebagian pucuk tangkai mengeluarkan bunga segar.</p>



<p>Tak hanya rica, pada pekarangan yang berukuran 2&#215;3 meter terlihat bibit terung yang juga sudah berbuah.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya sudah bisa dipete (petik), cuma biar saja dulu. Sekalian biar banyak. Sehari dua sudah bisa dipete,&#8221;kata perempuan parubaya pemilik pekarangan itu.</p>



<p>Ia mengaku mendapat jatah 50 polybag. &#8220;Bibit Terung 20 polybag dan sisanya rica. Dikasih juga pupuk, untuk semprot semprot itu,&#8221;ucapnya sambil menatap pekarangan yang terlihat sangat terawat itu.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/bantuan-bibit-rica-sirup-siap-panen-rambah-pekarangan-warga-tontouan/">Bantuan Bibit Rica Sirup Siap Panen, Rambah Pekarangan Warga Tontouan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/bantuan-bibit-rica-sirup-siap-panen-rambah-pekarangan-warga-tontouan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
