<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Archives - Portal Luwuk</title>
	<atom:link href="https://portalluwuk.com/tag/dinkes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalluwuk.com/tag/dinkes/</link>
	<description>Satu Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Feb 2024 08:32:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.3</generator>

<image>
	<url>https://portalluwuk.com/wp-content/uploads/2022/12/portalluwuk2-90x90.png</url>
	<title>Dinkes Archives - Portal Luwuk</title>
	<link>https://portalluwuk.com/tag/dinkes/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diare di Kota Luwuk Turun, Pertama 61 Kasus Terakhir 3 Kasus, Dinkes Telusuri Penyebabnya</title>
		<link>https://portalluwuk.com/kasus-diare-di-luwuk-turun-awalnya-61-kasus-dan-terakhir-3-kasus-dinkes-periksa-sampel-air/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/kasus-diare-di-luwuk-turun-awalnya-61-kasus-dan-terakhir-3-kasus-dinkes-periksa-sampel-air/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 08:17:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[3 Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Ambil]]></category>
		<category><![CDATA[Awalnya 61 Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Diare]]></category>
		<category><![CDATA[Sampel Air]]></category>
		<category><![CDATA[Turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=6162</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai langsung...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/kasus-diare-di-luwuk-turun-awalnya-61-kasus-dan-terakhir-3-kasus-dinkes-periksa-sampel-air/">Diare di Kota Luwuk Turun, Pertama 61 Kasus Terakhir 3 Kasus, Dinkes Telusuri Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai langsung bergerak cepat pasca kasus diare meningkat di Kota Luwuk. Kasus yang penangananya di Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk, kini mulai mengalami penurunan drastis.</p>



<p>&#8220;Awalnya 21 kasus, hari berikutnya 24 kasus, turun menjadi 17 kasus dan terakhir Kamis (1/2/2024) kemarin, 3 kasus. Jadi mengalami penurunan,&#8221;kata Kepala Dinas Kesehatan Banggai, dr. I Wayan Suartika kepada <a href="http://Portalluwuk.com">Portalluwuk.com</a>, di kantornya, Jumat (2/2/2024).</p>



<p>Menurutnya, sejak kasus ini mengemuka pihaknya telah mengeluarkan himbauan kepada Puskesmas di tiga kecamatan dalam kota Luwuk untuk turun melakukan pencegahan. Termasuk melakukan pemetaan penyebabnya. Seperti pengambilan sampel air, termasuk air isi ulang.</p>



<p>&#8220;Dinkes sudah mengeluarkan surat himbauan pencegahan ke UPTD Puskesmas. Sementara untuk perawatan kasus dalam penanganan RSUD Luwuk. Kami hanya melakukan langkah langkah cegah dan menyelidiki penyebab,&#8221;terang I Wayan Suartika.</p>



<p>Terkait membludaknya ruang perawatan anak di RSUD seringkali tidak bisa dihindari jika kasus ini seketika mencuat. &#8220;Itu lumrah yang penting dalam penanganan medis,&#8221;jelas I Wayan Suartika.</p>



<p>Rata rata pasien berasal dari dalam kota Luwuk tersebar di tiga kecamatan sebanyak 61 kasus. Ada ketambahan tiga kasus dari Jayabakti dan Desa Huhak Kecamatan Pagimana.</p>



<p>&#8220;Jadi hanya ketambahan tiga kasus dari luar Kota Luwuk. Artinya kasus ini sudah menurun dan UPTD Puskesmas telah bekerja maksimal. Namun untuk penyebabnya masih menunggu hasil penelitian sampel,&#8221;tuturnya.</p>



<p>Untuk diketahui, sebagian besar diare disebabkan infeksi virus atau bakteri di usus besar yang berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Namun, diare yang berlangsung lama dapat terjadi akibat peradangan di saluran pencernaan.</p>



<p>Pengobatan utama diare adalah&nbsp; mencegah dehidrasi.&nbsp;Dehidrasi adalah kondisi ketika cairan tubuh yang hilang lebih banyak daripada yang dikonsumsi. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh tidak berfungsi secara normal.&nbsp;</p>



<p>Untuk pencegahannya&nbsp;penderita dapat meminum cairan elektrolit, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare.</p>



<p>Sebagaimana disadur dari laman Kemenkes RI, diare umumnya berlangsung kurang dari 14 hari (diare akut). Namun, pada sebagian kasus, diare dapat berlanjut hingga lebih dari 14 hari (diare kronis).</p>



<p>Umumnya diare dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, diare yang memburuk dapat menyebabkan komplikasi yang fatal, jika tidak ditangani dengan tepat.</p>



<p>Gejala yang paling sering dialami penderita adalah, perut mulas, buang air besar cair (tinja encer) atau bahkan berdarah. Sulit menahan buang air besar, pusing, lemas, dan kulit terasa kering.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/kasus-diare-di-luwuk-turun-awalnya-61-kasus-dan-terakhir-3-kasus-dinkes-periksa-sampel-air/">Diare di Kota Luwuk Turun, Pertama 61 Kasus Terakhir 3 Kasus, Dinkes Telusuri Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/kasus-diare-di-luwuk-turun-awalnya-61-kasus-dan-terakhir-3-kasus-dinkes-periksa-sampel-air/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tren Kasus Malaria di Banggai Stagnan, Tahun 2023 Capai 115 Kasus, Dinkes Siapkan Langkah</title>
		<link>https://portalluwuk.com/tren-kasus-malaria-di-banggai-stagnan-tahun-2023-capai-115-kasus-dinkes-siapkan-langkah/</link>
					<comments>https://portalluwuk.com/tren-kasus-malaria-di-banggai-stagnan-tahun-2023-capai-115-kasus-dinkes-siapkan-langkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 14:20:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info DINKES]]></category>
		<category><![CDATA[Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Capai 115 Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan Langkah]]></category>
		<category><![CDATA[Stagnan]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Malaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalluwuk.com/?p=5647</guid>

					<description><![CDATA[<p>PORTAL LUWUK &#8211; Endemis Malaria di Kabupaten Banggai...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/tren-kasus-malaria-di-banggai-stagnan-tahun-2023-capai-115-kasus-dinkes-siapkan-langkah/">Tren Kasus Malaria di Banggai Stagnan, Tahun 2023 Capai 115 Kasus, Dinkes Siapkan Langkah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PORTAL LUWUK &#8211; </strong>Endemis Malaria di Kabupaten Banggai cenderung stagnan alias masih mengalami pasang surut. Endemi ini merupakan penyakit infeksi oleh protozoa dari jenis Plasmodium yang menyerang sel darah merah.</p>



<p>Jika dibandingkan sejak Tahun 2019 terdapat 20 kasus dan terjadi penurunan pada Tahun 2020 (12 kasus) dan Tahun 2021 (3 kasus) di Kabupaten Banggai. Namun pada Tahun 2022 kembali terjadi peningkatan 23 kasus positif dan Tahun 2023 sebanyak 115 kasus.</p>



<p>Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, M. Rizal kepada <a href="http://Portalluwuk.com">Portalluwuk.com</a>, Senin (15/1/2024).</p>



<p>Menurut Rizal, meskipun terjadi kenaikan positif malaria, pihaknya terus melakukan langkah langkah eliminasi malaria seperti pembagian kelambu disertai pemantauan penggunaanya.</p>



<p>Selain itu, pemerintah juga menyediakan obat anti malaria dan perluasan penemuan dini malaria, meningkatkan kapasitas SDM kesehatan dan kerja sama lintas program dan organisasi profesi. &#8220;Untuk mencapai target ini, perlu dilakukan intensifikasi pelaksanaan penanggulangan malaria secara terpadu,&#8221;tutur M.Rizal.</p>



<p>Adapun langkah selanjutnya yang dilakukan Dinkes Banggai yakni melakukan penemuan kasus sedini mungkin melalui kegiatan Passive Case Detection (PCD), melakukan penyelidikan Epidemiologi pada setiap kasus positif.</p>



<p>&#8220;Kami juga melakukan kegiatan pemetaan reseptifitas, survey darah massal, survey demam dan dilakukan surveilans migrasi melalui Puskesmas dan dilakukan penyemprotan, karvasida dan biological control serta pelatihan pemetaan pada daerah reseptif malaria,&#8221;tandasnya.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com/tren-kasus-malaria-di-banggai-stagnan-tahun-2023-capai-115-kasus-dinkes-siapkan-langkah/">Tren Kasus Malaria di Banggai Stagnan, Tahun 2023 Capai 115 Kasus, Dinkes Siapkan Langkah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://portalluwuk.com">Portal Luwuk</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalluwuk.com/tren-kasus-malaria-di-banggai-stagnan-tahun-2023-capai-115-kasus-dinkes-siapkan-langkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
