PORTAL LUWUK—PUPR Banggai berhasil membuat ruas jalan Pagimana-Asaan dalam kondisi mantap.
Ruas jalan sepanjang 11,8 km ke pusat durian Asaan itu, sekitar 90 persen dalam kondisi mantap. Ini berkat kegiatan peningkatan jalan yang dilakukan Pemda Banggai dalam tiga tahun terakhir.
Hasilnya, ruas jalan Pagimana–Asaan dengan panjang sekitar 11,8 km, seluruhnya telah dilapisi aspal. Sebagian besar ruas jalan tersebut saat ini dalam kondisi mantap.
Sementara itu, beberapa titik yang masih menggunakan aspal lama atau belum direhabilitasi, dalam kondisi rusak ringan.
“Ruas jalan Pagimana-Asaan sepanjang 11,9 km sekitar 90 persen dalam kondisi mantap,” kata Kabid Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari dan PPK Bina Marga Munfarid Arifat, yang ditemui terpisah.
Ruas jalan Pagimana–Asaan merupakan infrastruktur jalan yang sangat penting bagi Pagimana.
Sebab, ruas jalan ini mengakses beberapa desa di wilayah pedalaman kecamatan Pagimana.
Sebelum mencapai Desa Asaan, ruas jalan itu juga menjadi akses yang menghubungkan warga Pagimana dengan Desa Ampera. Dari ruas jalan Pagimana-Asaan, Desa Ampera berada di 4,5 km.
Ruas jalan sepanjang 4,5 km itu tidak seluruhnya dalam kondisi diaspal mulus.
Pemda Banggai di era Bupati Amirudin Tamoreka, baru melakukan pengaspalan sekitar 500 meter. Selebihnya belum direhabilitasi, termasuk ruas jalan dalam Desa Ampera yang dibangun di era Bupati Sofhian Mile.
Sementara untuk infrastruktur jalan yang menjadi akses Desa Asaan ke Bulu sepanjang 2,5 km baru sekitar 100 meter yang dilapisi aspal ACWC.
Selebihnya, masih berupa aspal lapen, namun mulai mengalami kerusakan. Meski demikian ruas jalan Asaan-Bulu juga dapat dilalui kendaraan dengan lancar.
Berbeda arah dengan Desa Ampera, jalan Asaan juga mengakses Desa Dongkalan, sepanjang 3 km. Saat ini, Pemerintah Daerah merencanakan untuk membangun ruas jalan baru dari Desa Bulu–Dongkalan dengan panjang sekitar 2 km. Ini untuk memudahkan warga Bulu mengakses Desa Dongkalan. Sebab jika melintasi ruas jalan sepanjang 3 km yang sebelumnya telah ada, kondisi jalan tersebut dibangun di jalur yang cukup ekstrem. ***
SKRIP BANER ATAS














