SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

HUT Ke 65 Banggai, Nama Benggawi Tercatat Dalam Kitab Negarakertagama Karya Mpu Prapanca

36
×

HUT Ke 65 Banggai, Nama Benggawi Tercatat Dalam Kitab Negarakertagama Karya Mpu Prapanca

Sebarkan artikel ini
Bupati Amirudin dan Wabup Furqanudin saat menghadiri.HUT Banggai di Lapangan Mirqan Luwuk Selatan (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kabupaten Banggai yang diperingati setiap 8 Juli, tak terlepas dari peran pemimpin terdahulu.

Bupati Banggai Amirudin yang bertindak sebagai pembina upacara, mengajak seluruh masyarakat menengok kembali perjuangan para pendahulu dalam perannya atas terbentuknya Kabupaten Banggai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Segala capaian pembangunan daerah yang diraih saat ini merupakan akumulasi dari perjuangan masa lalu,”kata Amirudin dalam sambutanya dihadapan seluruh undangan di Lapangan Mirqan, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan. Selasa (8/7/2025).

“Menghargai para pendahulu kita merupakan sebuah manifestasi atas rasa syukur atas apa yang telah kita raih saat ini,”tambah Amirudin.

Turut hadir Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Penjabat Sekretaris Daerah Ramli Tongko, anggota DPR dan DPD RI dapil Sulawesi Tengah.

Beberapa kepala daerah di Sulteng, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu, Kepala Kantor Wilayah Sulteng Kementerian Hukum RI, OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat serta aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK.

Amirudin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghormatan setinggi tingginya kepada para pejuang pendiri dan pemimpin daerah sebelumnya.

“Tanpa jasa mereka dan ridha dari Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa, niscaya kita semua tidak dapat berdiri tegak di Lapangan Mirqan pada pagi hari ini,”ucapnya.

Baca Juga :  Ganasnya Ular Piton Banggai, Lilit Pria Singkoyo Hingga Tewas

Sebelum pelaksanaan upacara, dibacakan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Banggai dan perkembangannya hingga saat ini.

Sebelum berstatus kabupaten, Banggai merupakan sebuah wilayah kerajaan di bawah Kesultanan Ternate pada akhir abad ke-16 atau semasa dengan Kerajaan Majapahit.

Nama Benggawi yang tercatat dalam kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca adalah sebutan Banggai di masa itu.

Diakhir masa kepemimpinan Raja Banggai ke-19, Haji Syukuran Aminuddin Amir (1941-1959), kerajaan Banggai menyatakan janji setia menjadi bagian dari pemerintah Negara Republik Indonesia dengan terbentuknya swapraja Banggai di Luwuk.

Pada momen HUT ke-65, Amirudin juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama membangun daerah dengan semangat gotong royong dan potoutusan (persaudaraan).

Dari semangat HUT ke-65 Banggai mengangkat tema : Sekali lagi Bergerak Bersama dalam Keberlanjutan.

Pada periode keduanya, Amirudin-Furqanuddin menetapkan visi pembangunan daerah yakni Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah.

“Mari kita jaga amanah sejarah ini. Mari kita jaga warisan pendahulu, baik yang tertulis maupun yang tak terlihat. Mari kita jaga satu sama lain, karena sejatinya kekuatan Banggai bukan pada kekuasaan, tapi pada kebersamaan,”tandasnya.

Baca Juga :  APBD Banggai 2024 Tembus Rp3,2 Triliun? Bupati Amirudin Bilang Begini

KEMENKUM BERI “KADO SPESIAL”

Pada peringatan HUT ke-65 Kabupaten Banggai, Kementerian Hukum RI beri “kado spesial” berupa sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk dua komoditas khas Banggai yaitu Salak Pondoh Simpang Raya dan Kelapa Babasal Taima.

Untuk komoditas kelapa, Banggai menjadi yang pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat IG.

“Ini merupakan kado istimewa di hari ulang tahun Kabupaten Banggai. Olehnya itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran Kementerian Hukum RI dan semua pihak yang telah bekerja keras atas capaian ini,”tuturnya.

Sertifikat IG diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Sulteng Kementerian Hukum RI Rakhmat Renaldi kepada Bupati Banggai.

Indikasi Geografis merupakan hak eksklusif yang diberikan negara kepada pemegang hak. Dengan sertifikat IG, negara mengakui dan memberikan perlindungan terhadap potensi unggulan di Kabupaten Banggai.

Kemenkum juga menyerahkan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal Burung Maleo.

Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah penghargaan dan SK bagi CPNS dan PPPK di lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai.*