PORTALLUWUK—Separuh dari seratusan paket proyek infrastruktur bina marga yang dilaksanakan dengan metode penunjukan langsung (PL) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banggai, telah rampung.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari, menjelaskan bahwa beberapa paket PL dan paket tender saat ini sudah melalui tahap Provisional Hand Over (PHO). “Sebanyak 96 paket PL dan 29 paket tender sudah di PHO dan telah selesai 100 persen,” ungkap Fikri kepada media.
PUPR Banggai memprogramkan sebanyak 171 paket penunjukan langsung (PL) yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banggai Tahun 2024.
Selain paket PL, PUPR Banggai juga mengalokasikan anggaran untuk kegiatan yang dilaksanakan dengan metode tender.
Sebanyak 84 paket proyek bina marga telah ditender secara bertahap sejak awal tahun.
“Saat ini, semua paket proyek yang ditender sudah teken kontrak, termasuk yang diprogramkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT),” tambah Fikri saat ditemui bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga, Munfarid Arifat.
Fikri optimis seluruh paket proyek bina marga PUPR Banggai, baik yang penunjukan langsung maupun tender, dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2024. “Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa seluruh paket berjalan sesuai tahapan dan rencana. Insya Allah, semua akan rampung tepat waktu,” katanya.
Ia mengakui bahwa pembangunan jembatan Saluan menjadi salah satu paket yang agak kritis dalam tahapan pekerjaannya. Namun, evaluasi PUPR Banggai menunjukan bahwa progress pembangunan jembatan Saluan (lanjutan) yang didanai anggaran Rp 4,9 miliar berjalan lancar sesuai jadwal percepatan yang telah ditentukan.
“Kami bersyukur, karena jadwal percepatan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa berjalan sesuai rencana. Kami optimis pembangunan jembatan Saluan akan selesai sebelum akhir tahun,” pungkasnya. *
SKRIP BANER ATAS














