PORTAL LUWUK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Banggai memberdayakan 15 peternak mengikuti bimbingan teknik (Bimtek) di Provinsi Jawa Barat.
Pelaksanaan yang berlangsung lima hari 24-28 Juni 2025 bertempat di Kabupaten Lembang, Majalengka dan Garut.
“Bimtek ini melibatkan belasan peternak dari Kecamatan Toili, Moilong, Luwuk, Luwuk Utara, Batui Selatan dan Luwuk Selatan itu,” kata Pengawas Bibit Ternak Disnakeswan Kabupaten Banggai, Yuniarty Bullah beberapa waktu lalu.
Yuniarty Bullah menjelaskan, para peserta mendapat pembekalan materi pengenalan karakteristik unggas dari DR. Ir Endang Sujana.
Materi managemen pakan dari Sitti. Sementara materi managemen pemeliharaan pengendalian penyakit dibawakan Habib Ali Zam Zani.
Usai menjalani materi, peserta melaksanakan kegiatan praktek tentang inseminasi buatan pada unggas.
“Para peserta benar-benar mendapat ilmu baru. Sebab selama ini yang sering kita lalukan adalah inseminasi pada sapi. Tapi kali ini pada unggas,”ucap Anthy, sapaan akrab Yuniarty Bullah.
Selain itu para peserta diberi edukasi pengelolaan limbah pakan. Salah satunya adalah ayam bangkai segar.
“Ayam yang mati masih bisa kita olah menjadi pakan. Minimal 1 jam ayam itu mati. Pengelolaannya direbus untuk kita jadikan pakan,”katanya.
Materi lainnya praktek pengelolaan hasil dan analisa usaha. Setelah itu para peserta mengunjungi system kandang Longyam atau kolong ayam.
Anthy menambahkan, Bimtek dengan melibatkan para peternak unggas ini, merupakan salah satu program pemberdayaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Sehingga harapan instansi teknis ini kepada para peserta Bimtek agar dapat mengembangkan apa yang mereka peroleh dari kegiatan ini. Mulai dari Lembang, Majalengka hingga Kabupaten Garut.
Disnakeswan berharap para peternak bisa lebih berinovasi lewat sejumlah pengetahuan yang mereka peroleh selama 5 hari.*
SKRIP BANER ATAS














