SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO PETERNAKANKABAR TERKINI

Peternakan Babi Lesu, Disnakeswan Banggai Lakukan Sosialisasi di Sentral Timur

1376
×

Peternakan Babi Lesu, Disnakeswan Banggai Lakukan Sosialisasi di Sentral Timur

Sebarkan artikel ini
Disnakeswan Banggai melakukan kunjungan ke Desa Sentral Timur dan Mulyasari Toili. Nampak Kadis Pupung Dwiyulianto bersama Dokter Hewan Sulis saat memberikan arahan dan edukasi terhadap potensi penyakit yang menimpa hewan ternak Babi (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Banggai melakukan kunjungan ke Desa Sentral Timur dan Mulyasari Kecamatan Toili.

Kunjungan instansi teknis ini dipimpin langsung Kepala Dinas Disnakeswan Banggai, Pupung Dwiyulianto, Jumat (11/7/2025).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengecek kondisi peternakan Babi dikedua wilayah itu yang menurut warga mulai lesu, terhitung sejak dua tahun terakhir 2022.

Para pelaku usaha enggan melakukan peternakan dikarenakan kekuatiran mereka terhadap penyakit yang menimpa ternak Babi dua tahun lalu.

Baca Juga :  RDP Komisi III Berjalan Alot, Bahas Hutang Alkes Central Oksigen PT NPN di RSUD Luwuk

“Laporan warga seperti itu, dikedua desa ini peternakan Babi mulai lesu karena kasus penyakit sebelumnya yang menyebabkan babi mengalami kematian mendadak. Itu terjadi dua tahun lalu dan belum diketahui pasti penyebabnya,”kata Sulis, dokter hewan Disnakeswan Banggai kepada Portalluwuk.com, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, untuk menghindari kekuatiran para peternak, dinas langsung merespons dengan melakukan peninjauan kesejumlah lokasi peternakan, sekaligus sosialisasi serta edukasi penyakit yang menimpa hewan Babi.

“Pertemuan dengan para peternak, dinas akan menyiapkan vaksin Hog Cholera dan dalam pengusulan dinas untuk penganggarannya. Kami juga sempat memeriksa Babi yang sakit dengan menyuntikkan vaksin serta pendistribusian disinfektan sekitar kandang,”tuturnya.

Baca Juga :  183 Jemaah Haji Kloter 9 Tiba di Luwuk, Sofian : Bantuan Transfortasi Pemda Jadi Bahan Diskusi

Kegiatan ini dipimpin langsung Kadis Pupung sebagai wujud pencegahan untuk mengatasi penyakit yang menimpa setiap hewan ternak yang ada di Banggai.

“Setiap ada laporan masyarakat kami siap melayani dan memeriksa langsung kondisi hewan ternak untuk memastikan gejala penyakit. Ini untuk mengantisipasi menurunnya usaha peternakan di daerah ini,”ucapnya.*