PORTAL LUWUK—Membangun rumah atau gedung tidak cukup hanya memastikan konstruksi selesai. Pemilik juga perlu memperhatikan keselamatan, kesesuaian fungsi, ketentuan tata ruang, lingkungan, serta tanggung jawab terhadap masyarakat di sekitarnya.
Dalam program Inspirasi Siang di Radio Insania FM, Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Bangunan Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Ir. I Putu Jati Arsana, ST., MT., mengatakan, perubahan cara pandang terhadap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) perlu dimulai dari pemahaman bahwa persyaratan bangunan memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kewajiban administratif.
Ia menjelaskan, membangun dengan benar setidaknya mencakup tiga hal. Pertama, aman, yakni bangunan direncanakan dan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan penggunanya.
Kedua, sesuai, yakni memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk fungsi, tata ruang, dan persyaratan teknis yang relevan.
Ketiga, bertanggung jawab. Pemilik, perencana, pelaksana, dan pihak terkait perlu memahami bahwa setiap keputusan pembangunan memiliki konsekuensi terhadap manusia dan lingkungan.
“Jangan membangun dulu, baru mengurus perizinan. Pahami dan pastikan ketentuannya sebelum membangun,” kata Jati Arsana kepada Fitri Kireina, yang memandu program Inspirasi Siang di Radio Insania FM, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ia mendorong masyarakat membiasakan diri memahami ketentuan ruang sebelum memilih lokasi, memastikan persyaratan sebelum membangun, serta menjaga agar pelaksanaan pekerjaan sesuai perencanaan.
Menurut Jati, pemerintah berperan memberikan informasi, pelayanan, pembinaan, dan kepastian mengenai ketentuan. Sementara itu, masyarakat perlu menyampaikan rencana pembangunan secara jujur dan memenuhi persyaratan, sedangkan pelaku usaha serta tenaga profesional harus bekerja sesuai standar dan ketentuan teknis.
“Pada akhirnya, kita ingin membangun sebuah ekosistem pembangunan yang saling percaya dan saling bertanggung jawab,” kata Jati Arsana kepada Fitri Kireina, yang memandu program Inspirasi Siang di Radio Insania FM, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ia berharap kepatuhan terhadap ketentuan bangunan tumbuh menjadi kesadaran bersama, bukan semata-mata karena takut terhadap aturan.
“Membangun adalah hak. Tetapi membangun dengan aman, membangun dengan bertanggung jawab adalah kewajiban kita bersama,” kata Jati Arsana kepada Fitri Kireina, yang memandu program Inspirasi Siang di Radio Insania FM, Minggu, 18 Oktober 2026. (*)
SKRIP BANER ATAS




