SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan -33% Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 15.000 Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO PUPRTerbaru

DWP PUPR Banggai Gelar Pertemuan Rutin, Hadirkan KPA untuk Sosialisasikan Penanggulangan HIV AIDS

567
×

DWP PUPR Banggai Gelar Pertemuan Rutin, Hadirkan KPA untuk Sosialisasikan Penanggulangan HIV AIDS

Sebarkan artikel ini
DWP PUPR Banggai menggelar pertemuan rutin bulanan, di ruang rapat kantor PUPR Banggai di kawasan bukit Halimun Luwuk, Kamis 20 Februari 2025.

PORTAL LUWUK—Berlangsung di ruang rapat kantor PUPR Banggai di Kawasan Bukit Halimun Luwuk, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas PUPR Kabupaten Banggai menggelar pertemuan rutin bulanan, pada Kamis 20 Februari 2025.

Dalam pertemuan rutin bulanan ini,  Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Banggai kembali membahas dan mengevaluasi program kerja masing–masing bidang DWP PUPR Banggai. Program kerja ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan bidang sosial budaya.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Dalam kegiatan ini hadir Ketua DWP PUPR Banggai Ny Dewa Supatriagama, dan Ny Ni Putu Erayanti Arsana serta Ny Nani Fikri Dari, serta puluhan anggota DWP PUPR Kabupaten Banggai.

Yang menarik, momen pertemuan rutin bulanan pada Februari 2025 ini, menghadirkan KPA yang mensosialisasikan penanggulangan HIV/AIDS.

Sosialisasi disampaikan langsung oleh Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banggai, Hj. Rampia Laamiri.

Baca Juga :  PUPR Banggai Prioritaskan Proyek Drainase Pasar Simpong, Tender Segera Dimulai

Rampia, dalam materinya, memaparkan tentang strategi dan arah kebijakan pemerintah dalam penanggulangan HIV/AIDS.

Dimana area prioritas dalam menekan laju perkembangan HIV/AIDS antaranya dilakukan melalui perluasan informasi.

Dalam paparannya, Rampia juga menjelaskan bahwa area pencegahan dilakukan melalui transmisi seksual, melalui ibu ke anak, dan pencegahan pada populasi rentang yang mencakup penduduk usia 15-24 tahun, pekerja di pemerintahan, swasta, buruh, pekerja imigran, tambang, perkebunan, buruh bayaran, sopir jarak jauh dan lainnya.  

Juga dijelaskan tentang area perawatan, pengobatan dan dukungan, yang antaranya mencakup sarana dan prasarana pelayanan, laboratorium pendukung, tersedianya obat ARV, maupun dukungan/psikologi dan kepatuhan dan kesinambungan minum obat, area koordinasi dan kolaborasi KPA serta area surveilans.

Dalam kesempatan itu, Rampia yang juga mantan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Banggai juga menjelaskan data perkembangan HIV/AIDS di Sulteng maupun di Kabupaten Banggai. Termasuk estimasi jumlah populasi berisiko terinfeksi HIV.

Baca Juga :  PUPR Banggai Rehabilitasi Jembatan Kayu Pasar Simpong Luwuk, Gunakan Atap agar Lebih Tahan Lama 

Dalam penjelasannya Rampia menjelaskan perbedaan HIV dan AIDS, serta cara penularan, pencegahan, maupun pengobatan antiretroviral (ART) sebagai salah satu pencegahan dan pengobatan.

Materi tentang strategi penanggulangan HIV/AIDS ini diikuti dengan antusias oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Banggai, termasuk dalam sesi tanya jawab.

Di akhir pemaparannya, Rampia berterima kasih karena Dharma Wanita Persatuan PUPR Kabupaten Banggai turut mensosialisasikan penanggulangan HIV/AIDS. Ia menegaskan, optimalisasi pengendalian HIV/AIDS perlu dilakukan dengan meningkatkan koordinasi, integrasi kolaborasi dengan mitra kerja dan seluruh anggota KPA, serta adanya kepedulian komponen yang terlibat dari semua sektor sektor terkait. (*)