SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO PUPRKABAR TERKINI

September, PUPR Banggai Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Lokal Lewat Pelatihan dan Uji Kompetensi

29
×

September, PUPR Banggai Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Lokal Lewat Pelatihan dan Uji Kompetensi

Sebarkan artikel ini
Jafung Muda Pembina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Banggai, Chandra Sambeta, ST.

PORTAL LUWUK—Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi lokal melalui program pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada September 2025 ini merupakan bentuk implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Sebagaimana diatur dalam regulasi tersebut, setiap pekerja di sektor konstruksi diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi sebagai bukti keahlian dan kesiapan kerja.

Olehnya, program pelatihan dan sertifikasi ini  penting tidak hanya untuk memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga untuk meningkatkan mutu dan keselamatan kerja di lapangan.

Baca Juga :  Januari-April Baznas Banggai Berhasil Mengumpulkan Zakat Rp 500 Juta

Chandra Sambeta, ST, selaku Jafung Muda Pembina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Banggai, menyampaikan bahwa pelatihan ini difokuskan bagi para pekerja konstruksi lokal yang hingga kini belum mengantongi sertifikat kompetensi. “Belum semua tenaga kerja konstruksi yang bekerja memiliki sertifikat kompetensi kerja. Olehnya PUPR Banggai berupaya menfasilitasi,” ujarnya belum lama ini.

Saat ini, Dinas PUPR Banggai tengah melakukan pendataan calon peserta yang akan mengikuti program tersebut. Targetnya, sebanyak 75 orang tenaga kerja akan mengikuti pelatihan dan proses uji sertifikasi.

Baca Juga :  Amirudin Kunjungi Pasar Moderan Simpong, Target Perbaikan Jalan dan Pengisian Lapak

Menurut Chandra, para peserta tidak hanya akan menerima materi pelatihan teknis, tetapi juga akan mengikuti asesmen untuk menguji kemampuan mereka di bidang konstruksi. “Jika lulus, maka mereka berhak mendapatkan sertifikat kompetensi,” jelas Chandra, yang juga Ahli Muda K3 Konstruksi di Kabupaten Banggai ini.

Ia menambahkan, program ini bertujuan memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal, meningkatkan standar keselamatan di sektor konstruksi, serta memperbesar peluang mereka dalam persaingan di dunia kerja.  ***