PORTAL LUWUK – Memasuki realisasi anggaran Tahun 2025, Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Banggai akan menyiapkan kawat duri dan mesin pencacah rumput pakan ternak.
Adapun panjang kawat duri yang siap diadakan berdasarkan kebutuhan permintaan kelompok yakni sebanyak 1.450 rol. Dimana setiap rol panjang kawat 100 meter. Kawat duri ini akan melindungi kawanan ternak milik kelompok akibat adanya pelarangan ternak berkeliaran dalam desa.
Tahun 2024 saja Disnakeswan telah merealisasikan 4.614 rol kawat duri. Bantuan ini telah diserahkan kesejumlah kecamatan yang membutuhkan.
Tak hanya itu, usulan pembuatan kandang ayam petelur juga masih menjadi prioritas instansi yang dipimpin Pupung Dwiyulianto itu.
Pengadaan kandang dimaksud sebagai sarana bagi kelompok peternak untuk memproduksi telur menghadapi tingginya kebutuhan, utamanya menghadapi bulan suci ramadhan.
Tak heran, pada Tahun Anggaran 2025 ini, Disnakeswan Banggai kembali menyiapkan kebutuhan kandang berdasarkan permintaan kelompok.
Diantaranya usulan pembuatan 2 (dua) unit kandang di Desa Lumpoknyo, Desa Boyou (2 unit), Desa Cemerlang (1 unit) dan Desa Pongian (1 unit).
Sementara untuk pembuatan kandang ayam kampung sesuai permintaan hanya disiapkan 2 (dua) unit. Yakni kandang untuk kelompok asal Desa Louk Kecamatan Luwuk Timur (1 unit) dan 1 (satu) unit untuk kelompok di Desa Arga Kencana Kecamatan Moilong
“Saat ini sudah tahap verifikasi kelompok dan diperkirakan bulan dua Februari segera aktion,”kata Kepala Disnakeswan Banggai melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Peternakan Mahyudin Djaga, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, syarat utama pengajuan kelompok pembuatan kandang minimal beranggotakan 10 orang dan kelompok dimaksud masuk dalam Sistem Infomasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) serta memiliki lahan dan disahkan aparat pemerintah setempat.
“Pemberian bantuan ini harus bersyarat untuk setiap kelompok berdasarkan ketentuan. Ini juga menyesuaikan anggaran yang ada,”imbuh pejabat yang murah senyum itu.
Untuk diketahui, ayam petelur sendiri merupakan jenis ayam yang secara khusus dibudidayakan. Ayam ini dibiakkan dan dipelihara dengan tujuan menghasilkan telur yang berkualitas dalam jumlah besar.
Ayam petelur biasanya dipelihara di peternakan khusus dan diberi pakan bergizi guna meningkatkan produksi. Proses pemeliharaan ayam petelur ini meliputi pemberian pakan yang seimbang, penyediaan air bersih, pengawasan kesehatan, pemberian vaksinasi dan pengendalian lingkungan yang nyaman.*
SKRIP BANER ATAS














