SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIKABAR TERKINI

Polres Banggai Manfaatkan Lahan Produktif Untuk Penanaman Komoditi Jagung

704
×

Polres Banggai Manfaatkan Lahan Produktif Untuk Penanaman Komoditi Jagung

Sebarkan artikel ini
Sukseskan Swasembada Jagung Nasional 2025, Polres Banggai memanfaatkan pekarangan. Nampak kegiatan penanaman jagung dengan menghadirkan Pemda Banggai (Foto : Humas Polres)

PORTAL LUWUK – Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penggunaanya dijadikan sebagai bahan baku seperti industri pakan ternak, etanol dan produk lainnya.

Untuk mensukseskan Swasembada Jagung Nasional Tahun 2025, Polres Banggai juga turut serta dalam program penanaman jagung serentak 1 Juta Hektare dengan memanfaatkan area pekarangan produktif Polres Banggai di kompleks Halimun, Luwuk Selatan, Selasa (21/1/2025).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Diikuti Kabag Ren Polres Banggai Kompol I Nyoman Sudano, Kadis Holtikultura dan Perkebunan, Kadis Ketahanan Pangan, Lurah Tanjung Tuis, PJU Polres dan undangan lainnya.

Baca Juga :  Hari Kedua Pengepakan Surat Suara, Polri Perketat Keamanan Gudang Logistik KPU Banggai

Kasi Humas Polres Banggai Iptu Al Amin S. Muda, mengungkapkan, penanaman komoditi ini merupakan bagian dari upaya Polres Banggai dan Pemda untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Penanaman jagung secara serentak ini dilaksanakan Polri di seluruh Indonesia,”terangnya.

Amin menerangkan, kegiatan ini bukan sekedar seremoni, tapi upaya nyata Polres Banggai dalam menciptakan ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banggai.

Baca Juga :  Sempat Mangkrak 4 Tahun, PLTMG Nonong Batui Banggai Kapasitas 40 MW Diresmikan

“Ini sangat sejalan dengan program swasembada pangan 2025 yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI,”ungkapnya.

Al Amin menjelaskan, sebagai langkah penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor jagung. Hal ini pula dapat mendorong meningkatnya produksi jagung lokal, sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kontribusi nyata ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan yang diharapkan,”tuturnya.*