SKRIP BANER ATAS
INFO PETERNAKANKABAR TERKINI

Kebutuhan Kandang Ayam Petelur Tinggi, Tahun 2024 Disnakeswan Banggai Bangun 6 Unit

76
×

Kebutuhan Kandang Ayam Petelur Tinggi, Tahun 2024 Disnakeswan Banggai Bangun 6 Unit

Sebarkan artikel ini
Salah satu kontruksi pembuatan kandang ayam petelur di Luwuk Utara melalu sumber pendanaan APBD Tahun 2024 lalu (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banggai tak henti hentinya melakukan interfensi anggaran terhadap bantuan pembuatan kandang bagi kelompok peternak ayam petelur dan pedaging. Menyusul tingginya permintaan kelompok sesuai proposal yang diajukan setiap tahunnya.

“Tahun 2024 lalu kami menyiapkan 4 (empat) unit Kandang Ayam Petelur dan 1 (satu) unit Ayam Kampung Super berikut pengadaan dua unit kandang Sapi,”kata Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Peternakan (Disnakeswan) Banggai, Mahyudin Djaga kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (22/1/2025).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Permintaan pembuatan kandang ini lanjut Mahyudin disertai pemberian perlengkapan berupa beterai aksesoris, tempat pakan dan minum.

Adapun lokasi pembuatan kandang yang sudah diserahkan yakni bantuan untuk kelompok tani di Desa Bumi Beringin (Luwuk Utara), Kelurahan Luwuk (Luwuk), Argomulyo (Moilong) dan Desa Sumber Mulya di Kecamatan Simpang Raya.

Baca Juga :  Ini Alasan Disnak Keswan Banggai Lelang 66 Ekor Sapi

“Masing masing kelompok dibuatkan satu unit kandang disertai perlengkapannya,”tutur Mahyudin.

Selain pembuatan kandang ayam petelur juga pembuatan Kandang Ayam Kampung Super (Ayam Pedaging) di Kelurahan Simpong. Termasuk pembangunan Kandang Sapi di Hanga Hanga Permai Kecamatan Luwuk Selatan dan satu unit Kandang Sapi di Desa Bantayan Kecamatan Luwuk Timur.

Kapasitas setiap kandang dapat menampung sekira 750 ekor bibit ayam petelur. Pemerintah berharap kandang kandang tersebut dapat dikelola kelompok dengan baik untuk menaikkan jumlah produksi telur, terlebih menghadapi program pemerintah pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak anak.

“Peluang ini sangat besar, selain untuk memenuhi kebututuhan lokal dan suplay ayam ke pasar, juga untuk menyanggupi permintaan untuk program MBG,”cetusnya.

Tak hanya itu, manakala ternak ayam ini berhasil, kelompok peternak dapat terbantukan dengan naiknya penghasilan ekonomi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dari hasil penjualan telur.

Baca Juga :  APBD Banggai 2024 Ditetapkan Rp3,1 Triliun Lebih, Sejak 2021 Naik 61%

Pemerintah daerah tekan Mahyudin, tidak sebatas menyiapkan kandang tetapi akan melakukan monitoring terkait hasil produksi yang dicapai.

Setelah selesai kandang dibuat, ikut disiapkan pula bibit ayam dan terlebih dahulu dilakukan pelatihan kelompok terkait tata cara pemberian pakan dan pembersihan kandang.

Mengingat kesalahan pemberian pakan mengakibatkan produksi menurun. Ayam yang diberikan adalah ayam yang siap berproduksi, minimal ayam yang hanya sebulan sudah bisa bertelur.

Soal kesehatan ternak juga sudah diantisipasi lebih awal dengan menyuntikkan vaksin terlebih dahulu sebelum penyerahan bibit ayam dilakukan.

“Edukasi berternak dapat dikonsultasikan pula kepada petugas penyuluh peternakan yang ada di wilayah kecamatan untuk menjamin keberhasilan dalam berproduksi,”terangnya.*