PORTAL LUWUK – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai terus mengejar ketertinggalan sumber pendapatan bagi daerah.
Dimana untuk tahun ini 2025, target yang diberikan pemerintah daerah tak main main yakni berkisar Rp 230 miliar lebih untuk 11 jenis pajak, diluar retribusi daerah.
Guna memaksimalkan sumber pendapatan dari sektor pajak, instansi yang dinakhodai Irpan Poma ini langsung bergerak cepat untuk memudahkan pelayanan dan penerimaan. Kali ini yang disasar adalah objek pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Salah satunya dengan menggunakan model pelayanan mendatangi pusat keramaian dan pasar tadisional di sejumlah wilayah kecamatan.
Berbekal mobil pelayanan keliling, kegiatan pelayanan sekaligus sosialisasi bagi masyarakat untuk memperkenalkan kewajibanya membayar pajak, terbilang ampuh.
Dimana berdasarkan pemantauan media ini, aktifitas pelayanan dengan menggunakan mobil keliling sangat diminati warga.
Baik yang ingin berkonsultasi tentang pajak dan sebagian lainnya langsung membayarkan pajaknya melalui loket bank yang disiapkan. Sehingga warga tidak repot repot lagi dalam bertransaksi terkait pembayaran.
Kasubid Pelayanan Sri Wahyuni Milang mengatakan, kegiatan pelayanan pajak mulai dilakukan sejak maret 2025. Hal ini bertujuan untuk optimalisasi target realisasi penerimaan pajak sekaligus sosialisasi semua jenis pajak.
“Pimpinan sudah mengagendakan sejak maret. Ibaratnya kami menjemput bola terhadap transaksi pembayaran wajib pajak sekaligus menjelaskan mekanisme dan alur pembayaran serta menjelaskan apa saja yang menjadi kewajiban pajak. Kalau soal retribusi itu menjadi domain OPD lain,”ucapnya.*
SKRIP BANER ATAS














