SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIKABAR TERKINISULTENG

Sulteng Krisis Lingkungan?Gubernur Anwar Hafid : Lingkungan Selamat, Ekonomi Daerah Meningkat

461
×

Sulteng Krisis Lingkungan?Gubernur Anwar Hafid : Lingkungan Selamat, Ekonomi Daerah Meningkat

Sebarkan artikel ini
Menghadapi tantangan lingkungan di Sulteng, digelarlah Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah yang digelar di Estrella Hotel and Conference, Senin (25/8/2025)

PORTAL LUWUI – Upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup kembali menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Potensi krisis lingkungan ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah yang digelar di Estrella Hotel and Conference, Senin (25/8/2025).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Saat membuka kegiatan, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi persoalan pencemaran lingkungan.

Rakortek tahun ini mengangkat tema “Peningkatan Efektivitas Pengendalian Pencemaran Lingkungan Melalui Sinergi Lintas Sektor.”

Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat koordinasi sekaligus mencari solusi yang lebih terintegrasi.

Gubernur Anwar mengatakan, tantangan lingkungan hidup di Sulawesi Tengah semakin kompleks seiring lajunya pembangunan, aktivitas industri, dan pertumbuhan penduduk.

“Kita belum terlambat, melalui Rakortek ini mari kita merumuskan langkah apa yang harus kita lakukan,”kata Gubernur Anwar.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Pemda Banggai Dipolitisir, Kabag Kesra :Tak Ada Hubungan dengan PSU

Menurutnya, tanpa kerja sama yang erat antar instansi, maka upaya pengendalian pencemaran akan sulit mencapai hasil yang diharapkan.

“Ini soal menjaga tanah dan air ibu pertiwi kita. Sehingga mereka pihak perusahaan bisa mengelola dengan baik. Mereka bisa berproduksi dengan baik, lingkungan selamat, pendapatan daerah meningkat,”jelasnya.

Ia juga menekankan isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup semata, melainkan menjadi perhatian bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Banggai, Amirudin, unsur Forkopimda, perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Kehadiran lintas unsur menunjukkan isu lingkungan hidup menjadi agenda penting yang perlu ditangani secara kolektif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, Judi Ammy Amisudin melaporkan bahwa Rakortek kali ini menghadirkan Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Sulawesi Maluku Kementerian Lingkungan Hidup RI, Dr. Azri Rasul, bertindak sebagai keynote speaker.

Baca Juga :  Kondisi Arus Mudik Pelabuhan Pagimana Mulai Membludak

Dalam paparannya, Dr. Azri menjelaskan berbagai program strategis Kementerian Lingkungan Hidup yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah.

Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat menyamakan langkah dan memperkuat kerja sama lintas kabupaten/kota.

Diskusi dan koordinasi yang dibangun dalam Rakortek diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi nyata yang dapat diimplementasikan di daerah masing masing.

Dengan demikian, efektivitas pengendalian pencemaran dapat meningkat, sekaligus mendukung terciptanya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi daerah daerah untuk berbagi pengalaman, tantangan dan strategi yang ditempuh dalam mengelola lingkungan.

Sinergi dan kolaborasi diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menjawab dinamika pembangunan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Sulawesi Tengah.*