PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai terus menggenjot pelaksanaan rehabilitasi ruas jalan dalam Kota Luwuk. Salah satu ruas yang juga diperbaiki adalah Jalan Tanjung Branjangan.
Ruas jalan ini berawal dari depan PLTD Luwuk – tepatnya di perempatan Jalan Tontouan – Jalan Tg Santigi – Jalan Pulau Nias, membentang hingga Jalan Prof Moh Yamin.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga, Munfarid Arifat, mengakui, perbaikan jalan ini merupakan bagian dari paket proyek rehabilitasi jalan dalam kota Luwuk tahun 2025.
Berdasarkan pantauan media ini pada 31 Agustus 2025, sejumlah titik kerusakan telah ditangani, termasuk kerusakan yang cukup parah di belakang SMA Negeri 1 Luwuk, tepatnya di depan Gereja Bukit Moria.
Pada titik ini, jalan yang rusak akibat akar pohon besar ini dilokalisasi dan dibongkar, selanjutnya ditimbun kembali dengan material sirtu.
Sepekan kemudian, 7 September 2025, jalan depan Gereja Bukit Moria itu terpantau sudah dipadatkan dengan alat berat dan untuk dilapisi aspal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banggai, Fikri Dari, dan juga PPK Bina Marga, mengatakan, rehabilitasi jalan dalam kota akan dilapisi dengan lapisan aspal AC-WC setebal 4 cm.
Upaya PUPR Banggai memerbaiki kerusakan jalan ini patut diapresiasi, sebab dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat Luwuk.
Diketahui, paket rehabilitasi jalan dalam kota Luwuk tahun 2025, menyedot anggaran Rp6.999.871.716. Proyek ini dilaksanakan oleh CV Tomori Karya Mandiri, penyedia jasa yang memenangkan tender. (*)
SKRIP BANER ATAS














