SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO TPHPKABAR TERKINI

TPHP Banggai Panen Buah Melon, Sekda Ramli : Saya Sudah Cicipi, Luar Biasa Rasanya, Manis

15
×

TPHP Banggai Panen Buah Melon, Sekda Ramli : Saya Sudah Cicipi, Luar Biasa Rasanya, Manis

Sebarkan artikel ini
Sekda Ramli Tongko saat panen buah melon didampingi Kadis TPHP Banggai Subhan Lanusi

PORTAL LUWUK – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai menggelar panen buah melon (cucumis melo), di kebun percontohan, rumah jabatan Bupati, Bukit Halimun, Kamis (2/10/2025).

Acara panen dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai, Ramli Tongko, Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Nur Djalal dan Kepala Bidang Hortikultura, Choirul Ashari Mambuhu.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Usai melakukan panen secara simbolis, Sekda Ramli Tongko, menyebutkan, panen buah melon ini merupakan bagian dari penerapan program pemanfaatan pekarangan.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan panen buah melonnya, segar. Saya sudah cicipi dan sangat luar biasa rasanya, manis,”ungkapnya.

Baca Juga :  Sukri Sikapi Target NasDem Menang Pileg 2024 : Bupati Amirudin Tak Harus Cawe Cawe

Ia juga menyampaikan bahwa nantinya pemerintah daerah berencana akan mensosialisasikan konsep tanam buah melon dibeberapa titik. Ini bisa menarik minat masyarakat untuk mengembangkan tanaman buah melon dengan cara memanfaatkan pekarangan yang ada.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, kepada awak media menjelaskan, jika penanaman buah melon menggunakan konsep Smart farming.

Smart farming adalah konsep penanaman yang mengandalkan teknologi canggih untuk memantau dan mengelola lahan berdasarkan analisis data, termasuk penggunaan air dan pupuknya.

Baca Juga :  DWP Banggai Berkomitmen Perkuat Peran Perempuan Pada Pembangunan Daerah

“Melalui metode tanam melon ini, kita bisa ketahui secara akurat dan berkelanjutan, demi meningkatkan efisiensi dan produktifitas serta kualitas buah yang kita tanam, “beber Subhan.

Subhan menambahkan, buah melon yang saat ini dikembangkan adalah jenis atau varietas hibrida Harumi F1, yang cocok ditanami pada ketinggian 200-650 MDPL, dengan populasi 170 dan umur tanam 78 hari.

“Ini sebagai contoh, bahwa pekarangan itu kita bisa manfaatkan untuk ditanami buah dan bisa menghasilkan jika dikembangkan dengan baik,” tutupnya.*