PORTAL LUWUK—Masalah kebersihan lingkungan di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, perlu menjadi perhatian semua pihak.
Tak hanya pemerintah daerah. Jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat Kota Luwuk perlu menaruh perhatian besar terhadap kebersihan lingkungannya.
Pemerintah kelurahan dan masyarakat perlu menggiatkan kembali kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Di antaranya bersama-sama turun melakukan aksi bersih-bersih drainase sepekan atau sebulan sekali.
Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, Takdir Said, mengatakan, saluran drainase yang bersih setidaknya mampu mencegah saluran drainase meluap.
Olehnya, ia berharap peran serta dari pemerintah kelurahan untuk menyosialisasikan pemeliharaan dan kebersihan saluran drainase.
Minimal, kata dia, mengedukasi warga agar tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan sampah.
Takdir Said, mengatakan, pengerukan saluran drainase dapat diminimalisasi jika warga rajin membersihkan drainase, minimal di depan rumah mereka.
Amatan media ini, jelang lebaran dan pascalebaran Idulfitri, saluran drainase meluap dan menggenangi pusat Kota Luwuk, terutama di sepanjang ruas jalan nasional di depan Bank Mandiri dan Bank BRI.
“Untuk mengatasi banjir dan luapan air perlu kepedulian semua pihak, warga juga perlu proaktif untuk mencegah luapan air. Kalau saluran drainase bersih, tak akan ada luapan air ke badan jalan,” katanya.
Selain mengimbau warga untuk juga memberikan perhatian terhadap kebersihan drainase, pihaknya mengambil inisiatif mengusulkan perbaikan saluran drainase di ruas jalan nasional di Kota Luwuk.
Pihaknya merekomendasikan kepada BPJN Sulteng agar membangun pembuangan saluran.
“Seluruh jalan nasional itu saluran drainasenya tidak ada pembuangan air. Kami berharap hal ini mendapatkan perhatian dari BPJN Sulteng,” katanya. (*)
SKRIP BANER ATAS














