SKRIP BANER ATAS
INTERNASIONALKABAR TERKINI

Ingkari Perjanjian Gencatan Senjata, Hamas Tunda Bebaskan Tawanan Israel

5
×

Ingkari Perjanjian Gencatan Senjata, Hamas Tunda Bebaskan Tawanan Israel

Sebarkan artikel ini
Militan Hamas saat membebaskan tawanan Israel di Jalur Gaja Tengah dua hari lalu (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Kebiasaan Israel mengingkari segala bentuk perjanjian selalu terulang. Gencatan senjata yang telah disepakati rupanya tidak sepenuhnya ditaati. Akibatnya, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menunda pembebasan tawanan.

Juru Bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, Abu Ubaida menegaskan, bahwa pimpinan perlawanan telah mengamati selama tiga pekan terakhir pelanggaran musuh dan ketidak patuhannya terhadap ketentuan perjanjian.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Demikian informasi seperti dikutip dari kanal Telegram Akun Gaza Now, Selasa (11/2/2025) malam waktu Gaza atau pagi waktu Indonesia.

Baca Juga :  PBB-P2 Dapat Dibayar Non Tunai, Begini Penjelasan Kabid Pendapatan Kartika Handayani

Berbagai bentuk pengingkaran terhadap kesepakatan gencatan senjata itu urai Abu Ubaidah adalah keterlambatan dalam pemulangan para pengungsi ke wilayah utara Jalur Gaza.

Serangan terhadap mereka dengan pengeboman dan tembakan di berbagai wilayah, serta kegagalan dalam memasukkan bantuan kemanusiaan dalam segala bentuknya sesuai yang telah disepakati. Sementara itu, Hamas berikut faksi-faksi lainnya telah memenuhi semua kewajibannya.

Baca Juga :  Abu Ubaidah : Pukulan Telak Pejuang Palestina Adalah Bayaran Kejahatan Israel

“Penyerahan tawanan Zionis yang seharusnya dibebaskan pada hari Sabtu, 15 Februari 2025, akan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut, sampai penjajah mematuhi perjanjian dan mengganti kewajiban yang belum dipenuhi selama beberapa pekan terakhir secara retrospektif,”ungkap Abu Ubaidah.

Ubaidah menegaskan, Hamas berikut faksi faksi lainnya tetap berkomitmen terhadap perjanjian yang tertuang dalam memo gencatan senjata selama penjajah Israel mematuhinya.(top/*)