SKRIP BANER ATAS
BANGGAIDPRD Banggai

Saat Reses, Aleg Haji Udin Tampung Usulan Warga Mendono

25
×

Saat Reses, Aleg Haji Udin Tampung Usulan Warga Mendono

Sebarkan artikel ini
Syafrudin Husain saat berdialog dengan warga Mendono pada agenda reses (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Anggota Komisi III DPRD Banggai, Syafrudin Husain melaksanakan reses di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (30/1/2026) malam.

Reses dilakukan sebelum pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banggai tahun 2027.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Hasil reses dan Musrenbang akan dimasukkan dalam RKPD,” katanya.

Dalam penganggaran, kata Syafruddin Husain yang juga Ketua DPC PKB Banggai ini, terdapat proses perencanaan, sehingga reses dilaksanakan awal tahun.

“Ada tahapannya,” tutur wakil rakyat empat periode ini.
Sebelum menjaring aspirasi di Kelurahan Mendono, Haji Udin-sapaan karib Syafrudin Husain juga telah melakukan agenda serupa di Desa Sukamaju, Kecamatan Toili dan Desa Ombolu, Batui Selatan.

Baca Juga :  Sempat Mangkrak 4 Tahun, PLTMG Nonong Batui Banggai Kapasitas 40 MW Diresmikan

“Kami akan semaksimal mungkin mengakomodir kebutuhan masyarakat Mendono,”terangnya.

Ia memaparkan, tahun ini terdapat pemangkasan anggaran. “Kita berharap anggaran 2027 sudah stabil lagi,”katanya.

Dalam reses mengemuka usulan penambahan panjang jalan kantong produksi yang sebelumnya telah dimulai 2025.

Jalan kantong produksi di Mendono dibutuhkan petani kelapa dalam dan berbagai jenis tanaman tahunan lainnya.

Untuk menjangkau perkebunan, warga Kelurahan Mendono dan Mondonun harus menempuh perjalanan cukup jauh. Berjam-jam, bahkan hingga seharian.

Baca Juga :  Bertemu Balai Wilayah Sungai Sulawesi III di Palu, Komisi II DPRD Banggai Ungkap Normalisasi Sungai

Warga merasa terbantu ketika turun dari kebun, karena dapat menggunakan rakit bambu untuk mengangkut hasil perkebunan mereka.

Kelurahan Mendono dihuni sekitar 600 Kepala Keluarga dengan jumlah daftar pemilih tetap sekitar 1.200 orang.

Syafrudin juga mendorong pembangunan tanggul, sebelumnya dialokasikan Rp380 juta dengan panjang sekitar 28 meter.

Usulan warga lainnya di sektor peternakan dan perikanan. Warga yang mengikuti agenda reses menaruh harap, permohonan warga untuk kepentingan program dapat direalisasikan melalui jalur reses.

Sebab, selama ini, permohonan warga melalui musrenbang jarang terealisasi.*