LUWUK—Sebanyak tujuh segmen titik jalan rusak di jalur dua, tepatnya ruas jalan RSUD Luwuk-Kilongan kini tuntas diaspal.
Penyelesaian pekerjaan ini menjawab keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.
Penyedia jasa mitra PUPR Banggai menyelesaikan pengaspalan ruas jalan belakang RSUD Luwuk–Kilongan pada Jumat malam, 30 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 Wita.
Pengaspalan dilakukan dengan dukungan peralatan lengkap, mulai dari finisher, dua alat berat pemadat, truk pengangkut material, hingga tenaga kerja yang merapikan dan memadatkan lapisan aspal.
Ruas jalan tersebut sebelumnya masuk dalam kategori titik rawan kecelakaan, terutama karena kondisi badan jalan yang berlubang dan rusak di sejumlah titik. Meski tidak seluruh badan jalan mengalami kerusakan, beberapa titik kerusakan berat sangat berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Risiko kecelakaan meningkat signifikan saat musim hujan, ketika lubang-lubang besar tertutup genangan air keruh sehingga sulit terdeteksi oleh pengendara.
Sebelum proses pengaspalan, titik-titik jalan yang rusak telah ditimbun dan dipadatkan sebagai lapisan dasar (base).
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari, bersama PPK Bina Marga PUPR Banggai, Munfarid Arifat, menjelaskan bahwa pekerjaan difokuskan pada titik-titik kerusakan yang paling membutuhkan penanganan, sesuai anggaran yang tersedia.
Diketahui, peningkatan ruas jalan belakang RSUD Luwuk–Kilongan, Kecamatan Luwuk, didanai melalui pagu anggaran ABT 2025 sekitar Rp999,5 juta.
Dengan rampungnya pekerjaan ini, diharapkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan meningkat, sekaligus mendukung kelancaran akses menuju fasilitas vital di pusat kota Luwuk. (*)
SKRIP BANER ATAS














