SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PEMDA

Bantuan Beras KPM Mulai Diluncurkan, Sasaran Luwuk dan Luwuk Selatan

611
×

Bantuan Beras KPM Mulai Diluncurkan, Sasaran Luwuk dan Luwuk Selatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Amirudin melepas bantuan pangan beras 10 kg untuk KPH di Kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan (Foto : PROKOPIM)

PORTAL LUWUK – Bupati Banggai Amirudin Tamoreka mulai meluncurkan bantuan beras 10 kg kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di dua kecamatan berbeda. Yakni Kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan.

Peluncuran beras yang merupakan program pemerintah pusat melalui bantuan pangan tahun 2023 ini bertempat di kompleks perkantoran bukit Halimun, Tanjung Tuwis, Luwuk Selatan, Selasa (12/09/2023).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Hampir semua daerah permasalahannya adalah beras, maka ditetapkan kembali oleh pemerintah pusat untuk memberikan bantuan beras,”kata Amirudin saat pelepasan.

Baca Juga :  Gelaran POPDA di Luwuk, Kota Palu Rajai Medali, Balut Hanya Sabet Satu Perunggu

Beras beras tersebut kata Amirudin, dapat disalurkan dengan baik oleh kades dan lurah, sebagai antisipasi masa panen daerah ini yang masih membutuhkan sebulan lagi.

Oleh sebab itu Amirudin berpesan kepada Dinas Ketahanan Pangan, agar nanti beras hasil panen yang ada di Kabupaten Banggai tidak boleh dijual keluar daerah tanpa ada rekomendasi pihak berwewenang.

“Pemerintah bukan menghalangi petani menjual keluar. Ini semata mata agar pemerintah mengetahui berapa jumlah beras yang telah keluar wilayah Banggai. Jadi pemerintah bukan melarang, bukan itu. Tetapi semua harus tercatat,”tandasnya.

Baca Juga :  Bimtek 150 ASN Banggai, Pejabat Fungsional Tidak Terikat Angka Kredit

Penting adanya rekomendasi untuk memastikan beras yang keluar daerah dapat diketahui dalam sepekan. Mengingat daerah ini adalah daerah penghasil lumbung pangan yang ada di Sulawesi Tengah.

Selain itu ujarnya setiap sepekan pemerintah pusat akan melalukan evaluasi tentang ketersediaan beras secara nasional.

“Banggai sudah tiga kali diminta untuk memaparkan pada evaluasi yang dilakukan Kemendagri. Menyampaikan apa apa saja yang menjadi kendala dalam mengatasi inflasi, apa penyebabnya berikut solusinya,”tambahnya.*