SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO TPHP

Mudahkan Transportasi Petani, TPHP Banggai Salurkan Puluhan Alat Angkut Perkebunan

956
×

Mudahkan Transportasi Petani, TPHP Banggai Salurkan Puluhan Alat Angkut Perkebunan

Sebarkan artikel ini
Lokasi penyaluran alat alat pertanian untuk kesejahteraan petani di Banggai. Nampak Kadis TPHP Banggai Subhan Lanusi sedang mengecek alat angkut dan Kabid Perkebunan Dewi Wahyuni tengah menyerahkan bantuan ke petani (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebuhan (TPHP) Banggai kembali menyalurkan puluhan alat angkut perkebunan untuk para petani.

Hal ini untuk memudahkan para petani dalam mengakses hasil panennya, baik itu komoditi pertanian maupun perkebunan, dari titik lokasi produksi hingga ketempat pemasaran.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kabid Perkebunan Dewi Wahyuni mengatakan, penyaluran alat angkut ini diserahkan Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, Selasa (6/8/2024) bertempat di halaman Kantor TPHP Banggai, kompleks perkantoran bukit Halimun, Luwuk Selatan.

Baca Juga :  TPHP Tambah 4 Kontener Alsintan, Fadli : Begitu Tiba di Luwuk, Diserahkan Bupati Amirudin Ke Kelompok Petani

Sementara alokasi anggaran dari kegiatan ini bersumber dari APBD Tahun 2024 melalui program Bidang Perkebunan TPHP Banggai. Total 2 unit alat angkut empat roda dan 21 unit alat angkut tiga roda yang telah tersalur.

“Anggarannya Rp1 miliar lebih. Alat ini sudah diserahkan kepada penerima yang tersebar di 9 kecamatan se-Kabupaten Banggai,”ujar Dewi Wahyuni kepada Portalluwuk.com dua hari lalu.

Baca Juga :  Bahaya Kekeringan Ancam 1.104 Hektar Sawah, Pemda Banggai Akan Buat Sumur Suntik

Adapun wilayah sasaran pemberian bantuan meliputi Kecamatan Toili, Nuhon, Luwuk Timur, Masama, Lamala, Balantak, Balantak Utara, Mantoh dan Bualemo.

“Alat angkut ini dianggarkan dengan maksud petani mudah mengakses hasil panenya. Seperti tanaman kakao, kelapa, padi dan hasil perkebunan lainya,”tutur Dewi.*