SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Buntut Pengadaan Kaos Patriotik di Pagimana, Camat Wahyudin Bantah Kritikan Aryanto

571
×

Buntut Pengadaan Kaos Patriotik di Pagimana, Camat Wahyudin Bantah Kritikan Aryanto

Sebarkan artikel ini
Wahyudin Sangkota

PORTAL LUWUK – Pengadaan kaos panitia menghadapi perayaan hari patriotik yang akan digelar 12 Februari 2023 di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Telah melahirkan perdebatan sengit antara Camat Pagimana Wahyudin Sangkota dan mantan anggota DPRD Banggai Aryanto Hakim pada Whats App group, Senin (23/01/23) sekira pukul 11.00 Wita.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Awalnya Aryanto mengkritik adanya kewajiban pengadaan 50 kaos panitia setiap desa di Kecamatan Pagimana dengan harga Rp 175 ribu perbuah.

Baca Juga :  Pemekaran DOB Tompotika Masuk Radar Komisi 1 DPRD Sulteng, Forum Diminta Lengkapi Berkas

“Menghadapi perayaan Hari Patriotik 12 Februari 2023, semua desa diwajibkan mengadakan kaos. Setiap desanya 50 kaos dengan harga Rp 175 ribu. Dananya langsung disetor ke camat dan camat yang akan membelanjakan. Dananya dari ADD,”tulis Aryanto Hakim dalam Whats App group.

Camat Wahyudin yang berada dalam group tersebut langsung meluruskan kritikan dimaksud.

Dengan menyebut, kaitan pengadaan kaos panitia 12 Februari 2023, itu menjadi kebijakan pihaknya. Selanjutnya untuk desa dan lurah yang ingin membuat kaos, disilahkan untuk memesan dan bertemu penyedia serta menentukan harganya.

Baca Juga :  Dihadapan Siswa Baru SMKN 1 Luwuk, Lesmana Kulab Tekankan Pentingnya Etika Digital

Karena mungkin disana bisa dibantu untuk pengadaan atau dihutang dulu, berhubung desa saat ini belum menyusun dokumen APBD desa. Ini untuk keserasian dan bernuansa hari patriotik. Tidak ada kewajiban bagi desa/kelurahan.

“Ini semata mata untuk keserasian, dan tidak ada pemungutan dari saya selaku camat sampai saat ini,”tandasnya.*