SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

Wabup Furqanudin Sentil Gaya Hidup Mewah ASN : Beri Contoh Hidup Sederhana, Jangan Terlalu Banyak Flexing

781
×

Wabup Furqanudin Sentil Gaya Hidup Mewah ASN : Beri Contoh Hidup Sederhana, Jangan Terlalu Banyak Flexing

Sebarkan artikel ini
Situasi para ASN saat apel bersama aparatur sipil negara di Lapangan Mirqan Luwuk Selatan (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili mendesak para kepala dinas dan camat mempercepat realisasi program kerja 2025. Menjelang triwulan ke-4, para pimpinan perangkat daerah (OPD) harus fokus mengawal realisasi anggaran kegiatan.

“Paling tidak harus sudah berada diangka 40 persen, tapi berdasarkan evaluasi sementara ini banyak yang masih dibawah 20 persen,”ujar Wabup Furqanuddin saat memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN), Rabu (17/9/2025), di Lapangan Mirqan Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Berdasarkan tinjauan lapangan, Wabup Furqanuddin mengakui masih terdapat proyek-proyek pembangunan (fisik) yang realisasinya masih dibawah ekspektasi.

Baca Juga :  Disdikbud Banggai Bangkitkan Nilai Budaya Lokal Dibalik Workshop Cerita Rakyat

Oleh karena itu, dia menghimbau kepala OPD membatasi perjalanan keluar daerah dan berfokus pada target pencapaian realisasi.

“Kami mengharapkan, kepala kepala OPD jangan terlalu sering keluar daerah. Kita harus mengawal program program kegiatan hingga realisasinya 100 persen saat tahun anggaran berakhir,”harapnya.

Baca Juga :  Menguji Rencana Kontingensi dan Penanganan Kedaruratan, BPBD Gladi Simulasi Bencana

Dia juga mengingatkan ASN agar tidak memamerkan gaya hidup mewah (flexing). Terutama di media sosial. Sorotan publik kepada pemerintah harus dijawab dengan kinerja nyata.

“Sebagai ASN, kita harus memberi contoh hidup sederhana. Jangan terlalu banyak flexing,”tambahnya.*