SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO PUPR

PUPR Banggai 2025, Kerjakan Peningkatan Jalan 105,6 Kilometer, Pagu Rp169,8 Miliar Lebih

46
×

PUPR Banggai 2025, Kerjakan Peningkatan Jalan 105,6 Kilometer, Pagu Rp169,8 Miliar Lebih

Sebarkan artikel ini
Kegiatan pemaparan capaian strategis realisasi kegiatan PUPR Banggai Tahun 2025 dihadapan awak media di ruang rapat Kantor PUPR Banggai (Foto:Istimewa)

PORTAL LUWUK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mencatat berbagai capaian strategis di Tahun Anggaran 2025.

Hal ini sejalan dengan visi misi Bupati Banggai dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang andal, merata dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Selaras dengan itu, pelaksanaan program dan kegiatan Dinas PUPR Banggai terus dikebut secara konsisten dan terarah. Sebagaimana visi Bupati Banggai yakni “Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah”.

Kegiatan ini tentu berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur dasar dan pemerataan pembangunan wilayah.

Dinas PUPR memiliki tugas pokok membantu bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pekerjaan umum
dan penataan ruang. Meliputi penyelenggaraan jalan dan jembatan, penataan bangunan dan infrastruktur permukiman.

Pengelolaan sumber daya air dan pengairan, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah dan persampahan, penguatan tata
kelola pembangunan infrastruktur yang akuntabel dan berkelanjutan.

Perumusan, pelaksanaan kebijakan dan evaluasi serta pelaporan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang serta pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati sesuai tugas dan fungsinya.

Baca Juga :  Tahun Depan, PUPR Banggai Bakal Lakukan Peningkatan 24 Ruas Jalan, Ini Sebarannya

Implementasinya, Dinas PUPR juga telah menyiapkan program unggulan, kreatif dan inovatif yakni Gerbang Kedelapan (Gerbang Layak, Bersih dan Lancar).

Gerbang ini meliputi Gerakan Banggai untuk Pemenuhan Sarana dan Prasarana Dasar (Perumahan, Air Bersih, Sanitasi Layak), Infrastruktur Pelayanan Publik dan Aparatur, Sumber Daya Air, serta Pemenuhan Infrastruktur Jalan dan
Jembatan.

Adapun capaian kinerja Tahun 2025, dapat dilihat dari upaya pemerintah daerah dalam menggelontorkan anggaran PUPR sebesar Rp495.068.091.394,74. Realisasi anggaran hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp441.901.715.565,00 (89,26%).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, Dewa Gede Supatriagama, ST mengungkapkan, jumlah pekerjaan Dinas PUPR Banggai sebanyak 849 paket dan sudah diserah terimakan sebanyak 730
paket atau (85,98 %) yang tersebar dari semua bidang teknis.

Masih tersisa pemberian kesempatan kerja bagi pekerjaan yang belum tuntas untuk diselesaikan sebanyak 115 paket (13,55%) dan 4 paket diantaranya tidak dilaksanakan atau (0,47%). Dewa tidak menjelaskan alasan apa ke empat paket tersebut tidak dilaksanakan.

Untuk Bidang Bina Marga. Bidang ini berhasil melaksanakan pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi jalan serta jembatan dalam rangka meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Peningkatan Jalan PUPR Banggai Menyasar Kelurahan Bungin Timur Luwuk, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati

Bidang ini terus menunjukkan tren positif sebagai hasil perencanaan teknis dan pengawasan yang optimal. “Pada kegiatan peningkatan jalan ini, jumlah 290 paket dengan nilai kontrak Rp169,8 miliar lebih dengan panjang jalan 105,6 Kilo Meter,”beber Dewa Gede kepada awak media di ruang rapat Kantor PUPR Banggai kompleks perkantoran bukit Halimun, Rabu (7/1/2026).

Dewa menambahkan, pekerjaan peningkatan jalan yang sudah di PHO sebanyak 248 paket dengan nilai kontrak Rp155,2 miliar lebih dengan panjang jalan yang diselesaikan 88,79 kilo meter.

Sementara jumlah pekerjaan yang masih diberikan kesempatan kerja untuk diselesaikan sebanyak 42 paket dengan nilai kontrak 15,8 miliar, panjang 14,5 kilo meter.

Untuk pembangunan jembatan sebanyak 12 paket dengan nilai kontrak Rp12,8 miliar, panjang 116 meter. Sementara jumlah yang sudah di PHO 7 paket dengan nilai Rp4,4 miliar lebih, panjang jembatan 37 meter.

Masih tersisa 5 paket yang diberikan kesempatan kerja untuk diselesaikan dengan nilai kontrak Rp8,3 miliar lebih, panjang jembatan 79 meter.*