SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan -33% Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 15.000 Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO PUPRKABAR TERKINI

PUPR Banggai Gelar Seminar Laporan Akhir DED Penataan Pantai Jole–Keraton

274
×

PUPR Banggai Gelar Seminar Laporan Akhir DED Penataan Pantai Jole–Keraton

Sebarkan artikel ini
Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, menggelar seminar akhir penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal penanganan kawasan pesisir pantai Jole-Keraton, di Hotel Santika Luwuk, pada Jumat 5 Desember 2025. (Dok Portal Luwuk)

PORTAL LUWUK—Pantai merupakan kawasan penting yang memiliki fungsi ekologis sekaligus sosial ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, penataan dan perlindungan wilayah pesisir menjadi agenda yang terus didorong pemerintah, termasuk oleh Pemerintah Kabupaten Banggai.

Salah satu fokusnya adalah mengurangi risiko gelombang tinggi yang mengancam permukiman di sekitar Pantai Jole dan Pantai Keraton.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Melalui Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, pemerintah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal penanganan kawasan ini.

Dokumen tersebut telah memasuki tahap akhir dan dipaparkan dalam seminar laporan akhir di Hotel Santika Luwuk pada Jumat, 5 Desember 2025. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST, mewakili Kepala Dinas PUPR Banggai.

Baca Juga :  Pelaku Pembacokan Ditangkap, Kejadianya di Jalan Rajawali Luwuk

Dalam sambutannya, Takdir Said menekankan bahwa penyusunan DED merupakan tahapan penting untuk memastikan penataan kawasan pantai berlangsung terarah dan mampu memberikan manfaat jangka panjang.

Menurutnya, laporan akhir ini membantu memperkuat perencanaan teknis sekaligus mendukung pengendalian daya rusak air di wilayah pesisir. “Perencanaan yang matang menjadi kunci konstruksi yang efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hasil Retribusi Sewa Alat Berat PUPR Banggai 2022, Tembus Rp 698 Juta

Ia, juga mengajak seluruh peserta seminar untuk memberikan masukan sehingga dokumen DED dapat disempurnakan sebelum memasuki tahap berikutnya. Sinergi antarinstansi dinilai akan menentukan kualitas hasil akhir dan keberhasilan pelaksanaan proyek.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat dari berbagai instansi, seperti Bappeda Banggai, Dinas Lingkungan Hidup, lurah Jole dan Keraton, serta pemerintah kecamatan. Tim Konsultan CV Rumbea Tri Putra melalui Ir. Anhar, ST, memaparkan konsep teknis DED yang kemudian dibahas secara interaktif bersama peserta. *