SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Sikapi Banjir Rob Pelra Luwuk, BPBD Banggai Menunggu Laporan

891
×

Sikapi Banjir Rob Pelra Luwuk, BPBD Banggai Menunggu Laporan

Sebarkan artikel ini
Mujiono

Portal Luwuk – Banjir rob atau banjir wilayah pantai akibat naiknya air laut pasang pada pelabuhan rakyat (Pelra) Luwuk, Senin (26/12/22) pukul 16.00 wita, disikapi serius Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Kepala BPBD Banggai, Mujiono mengatakan, naiknya air laut kedaratan pelabuhan, butuh kajian terlebih dulu, tentang apa penyebabnya.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Karena wilayah itu domain Dinas Perhubungan, maka BPBD harus menunggu laporan terlebih dahulu. Tentu yang berhak menyampaikan pemerintah setempat,”kata Mujiono kepada Portal Luwuk, Kamis (29/12/22).

Baca Juga :  Maju di Perindo, Salmon Bercita Cita Bangun Panti Jompo untuk Lansia

Bagi Mujiono, banjir rob bukan sebuah permasalahan yang hanya terjadi di Indonesia, tetapi memang sudah menjadi masalah global.

Itu terjadi akibat beberapa faktor. Makanya harus ada kajian. Pemerintah kelurahan kata Mujiono, harus proaktif menyampaikan tertulis ke pemerintah kecamatan jika pada wilayahnya terjadi bencana.

Baca Juga :  Bupati Amirudin Borong Lelang Bingkisan Seharga Rp10 Juta Untuk Bantuan Gereja Toili

Surat penyampaian ke kecamatan itu, selanjutnya  ke bupati dengan tembusan BPBD. Atas dasar itu BPBD menurunkan tim untuk survey lapangan.