SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
SULTENG

Polda Sulteng Turunkan 1 SSK Menuju Lokasi Pusat Gempa Lembantongoa Palolo Sigi

699
×

Polda Sulteng Turunkan 1 SSK Menuju Lokasi Pusat Gempa Lembantongoa Palolo Sigi

Sebarkan artikel ini
Lokasi Pusat Gempa Desa Lembantongoa Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah (Foto : Humas Polres)

PORTAL LUWUK – Gempa berkekuatan 5,3 skala richter mengguncang Kabupaten Sigi khususnya di Desa Lembantongoa Kecamatan Palolo Minggu 6 Agustus 2023.

Perkiraan sementara diduga terdapat belasan hingga puluhan korban gempa bumi pada wilayah tersebut.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Peristiwa ini membuat Polda Sulteng bergerak cepat dengan mengirimkan personil guna memberikan bantuan dan tindakan yang diperlukan dipimpin langsung Wakapolres Sigi Komisaris Pol Kiky Khristina.

Hal ini diungkapkan Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono dalam keterangan resminya yang dibagikan ke media Senin 7 Agustus 2023.

Baca Juga :  Kamp Pengungsian Diklaim Aman, Jadi Arena Pembantaian Militer Israel di Jalur Gaza

“Kapolda Sulteng langsung memerintahkan Polda dan Polres Sigi untuk segera turun ke lokasi pusat gempa,”kata Kombes Djoko Wienartono

Pasca gempa 5, 3 skala richter, personil Polsek Palolo lebih dahulu ke lokasi kejadian dan pagi ini Satbrimob Polda Sulteng dan Polres Sigi menuju ke lokasi gempa dipimpin Wakapolres Sigi.

Baca Juga :  Mayat Gadis 22 Tahun Ditemukan Hangus Terbakar di Sidondo Sigi Biromaru

Djoko Wienartono juga menyebut, untuk sementara setidaknya ada 1 Satuan Setingkat Kompi yang sudah diturunkan ke Lembantongoa. Mereka akan menyalurkan bantuan paket sembako, pemeriksaan kesehatan dan trauma healing serta tindakan lain pasca gempa.

“Gerak cepat Polda Sulteng turun ke lokasi gempa tentunya untuk bersinergi dengan dinas dan instansi terkait sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu dan meringankan korban bencana gempa,”tandas Djoko Wienartono.*