SKRIP BANER ATAS
INFO PENDIDIKANKABAR TERKINI

Antisipasi Anak Putus Sekolah, Disdikbud Banggai Lakukan Bimtek Pengelolaan PKBM

15
×

Antisipasi Anak Putus Sekolah, Disdikbud Banggai Lakukan Bimtek Pengelolaan PKBM

Sebarkan artikel ini
Salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah pada.bimtek pengelolaan PKBM dengan memberikan laptop dan infokus (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa memandang usia atau latar belakang sosial.

Kenyataannya masih banyak anak dan orang dewasa yang tidak menyelesaikan pendidikan formal karena berbagai kendala. Seperti faktor ekonomi, geografis, dan sosial.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Hal ini menyebabkan angka putus sekolah dan buta aksara masih menjadi tantangan diberbagai daerah.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai menggelar bimbingan teknis program kesetaraan terhadap pengelolaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Program bimbingan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak putus sekolah dan orang dewasa yang belum menempuh atau menyelesaikan pendidikan formal untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan jenjang formal (Paket A, B, dan C).

Baca Juga :  Masjid Nurul Huda Cendana Pura Dapat Bantuan Sapi Dari Prabowo, Bobot 870 Kilogram

Agar program ini berjalan efektif dan efisien, penguatan kelembagaan dan peningkatan sarana pendukung pun sangat dibutuhkan. Seperti menyiapkan dan menyerahkan laptop dan infokus.

Hal ini merupakan bentuk dukungan digitalisasi terhadap proses pembelajaran dan pengelolaan administrasi. Dengan tujuan agar kualitas layanan pendidikan di PKBM dapat terus meningkat.

Koordinator PKBM Se Kab Banggai
Muhadi, S.Pd mengatakan, salah satu tujuan pendidikan non formal yakni untuk memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak putus sekolah dan orang dewasa yang tidak mengenyam pendidikan formal.

Meningkatkan kapasitas kelembagaan PKBM dalam menyelenggarakan program kesetaraan dimaksud.

Mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi melalui penyediaan sarana berupa laptop dan infokus berikut Dana Bantuan BOSP/BOS Daerah yg sudah berjalan dari Tahun 2023 sampai Tahun 2025.

Baca Juga :  Gedung Baru Dinas Pendidikan di Bukit Halimun, Habiskan Anggaran Rp12 Miliar

Selain itu, untuk mendorong efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan administrasi serta kegiatan pembelajaran di PKBM.

Adapun manfaat bagi anak dan dewasa peserta program kesetaraan ini, mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur non-formal dengan fasilitas pendukung yang memadai.

Sementara manfaat bagi PKBM yakni untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan pengelolaan kelembagaan dengan dukungan sarana teknologi.

“Untuk pendidik dan tutor diperoleh manfaat untuk mempermudah dalam penyampaian materi pembelajaran dan proses evaluasi peserta didik,”katanya.

Disisi lain, manfaat bagi pemerintah dan masyarakat sebagai upaya dalam mendukung pengentasan angka putus sekolah dan buta aksara, serta menciptakan masyarakat yang lebih berpendidikan dan berdaya saing.*