SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

Babak Baru Dekranasda Banggai 2025-2030, Membidik Produk Kearifan Lokal

664
×

Babak Baru Dekranasda Banggai 2025-2030, Membidik Produk Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
Pengurus Dekranasda bersalaman dengan Bupati Banggai Amirudin usai pelantikan bertempat di ruang aula Kantor Bupati Banggai (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banggai periode 2025-2030 resmi dikukuhkan, Kamis (31/7/2025), di Swiss-Belinn Luwuk, Luwuk Selatan.

Berdasarkan Surat Keputusan Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah Nomor : 48/Dekranasda-SD/SK/VI/2025 Tanggal 13 Juli 2025, posisi Syamsuarni Amirudin sebagai Ketua. Sementara jabatan Staf Ahli diemban Halimah Pawata dan Diana Budi Astuti Alimun.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Sebagai Pembina Dekranasda Banggai, Bupati Amirudin berharap organisasi Dekranasda dapat menjaring dan memajukan kerajinan lokal di Kabupaten Banggai.

“Semoga amanah yang telah dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, berdedikasi dan semangat memajukan kerajinan dan pelaku ekonomi kreatif di daerah yang kita cintai ini,”ujar Amirudin usai melakukan prosesi pelantikan.

Baca Juga :  Lomba Olahraga Tradisional Meriahkan HUT 17 Agustus, Sarana Mewariskan Budaya Leluhur

Jajaran pengurus dekranasda yang mayoritas diisi aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi perhatian bupati.

“Karena banyak diisi ASN, tidak ada alasan, Dekranasda Banggai harus maju dan mampu menjaring semua kerajinan, baik ditingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten,”harapnya.

Selain menjalankan tugas pokok birokrasi, tugas-tugas seperti ini juga harus diemban dengan baik, karena kemajuan dekranasda merupakan kemajuan daerah.

Dia menambahkan, sektor UMKM kedepan harus berdaya mandiri ketika daerah tidak lagi bergantung pada sektor migas.

“Sering saya sampaikan dibanyak kesempatan bahwa ketika kita sudah selesai dengan migas, kita tidak bergantung lagi, karena pertanian kita sudah tangguh, peternakan dan perikanan sudah baik dan UMKM kita sudah berdaya,”ucapnya.

Baca Juga :  Merah Putih Diarak Sepanjang 1 Kilometer, Titik Star Alun Alun Kota Menuju Kilo 5 Luwuk Selatan

Ketua Dekranasda Banggai Syamsuarni Amirudin dalam sambutannya mengajak seluruh instansi terkait untuk memperkuat sinergisitas dalam memajukan kerajinan lokal.

“Kita memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan warisan budaya. Utamanya keterampilan tradisional dan produk kerajinan lokal yang tidak hanya bertahan tetapi mampu lestari dan bersaing di pasar nasional dan internasional,”tandas Syamsuarni.

Dekranasda Banggai, kata dia, akan mendorong inovasi serta peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran.

“Pada akhirnya Dekranasda adalah wadah pengabdian untuk masyarakat. Khususnya bagi para pengrajin yang menjadi ujung tombak ekonomi kreatif berbasis budaya,”tuturnya.*