PORTAL LUWUK – Banggai menorehkan prestasi tingkat nasional melalui ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar BSKDN Kementerian Dalam Negeri.
Banggai dinobatkan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif, sekaligus menjadi satu satunya penerima penghargaan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Acara penganugerahan yang berlangsung di Jakarta dihadiri sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia. Selain kategori Kabupaten Sangat Inovatif, Kemendagri juga menyerahkan penghargaan untuk Provinsi Terinovatif, Kota Terinovatif, Kabupaten Terinovatif, serta Kota Sangat Inovatif.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., MM, hadir membuka acara. Akhmad menekankan pentingnya inovasi sebagai penggerak transformasi tata kelola pemerintahan.
“Inovasi dari setiap daerah diharapkan dapat membantu percepatan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Untuk itu, kami berharap adanya kinerja yang berkesinambungan dari seluruh jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia,”kata Wiyagus.
Bupati Banggai, Amirudin, hadir langsung menerima penghargaan. Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendorong lahirnya inovasi daerah.
“Ini adalah prestasi daerah yang kami harapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi misi pembangunan Banggai. Terima kasih kepada Badan Riset dan Inovasi Daerah serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras menghadirkan inovasi–inovasi yang berdampak bagi masyarakat,”katanya.
Amirudin mengatakan, capaian ini merupakan perwujudan Gerbang Amanah, yang mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai.
Prestasi ini pula menjadi bagian dari pencapaian RPJMD pada tahun pertama periode kedua pemerintahan Bupati Banggai Amirudin dan Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili.
Dalam kesempatan yang sama, Kemendagri mengumumkan tuan rumah penyelenggaraan IGA tahun mendatang. Setelah tahun ini berlangsung di Jakarta, Sumatra Barat ditetapkan menjadi lokasi Innovative Government Award 2026.
Sebagai penutup, penyelenggara menekankan bahwa IGA bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan instrumen untuk memastikan pemerintah daerah terus berinovasi dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, efektif dan berkelanjutan.
Dengan torehan ini, Banggai dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam membangun ekosistem inovasi yang membawa dampak nyata di tingkat daerah.*
SKRIP BANER ATAS














