SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PEMDA

Kabar Gembira ! Bantu Rumah Ibadah, Kesra Banggai Siapkan Rp 8 Miliar

965
×

Kabar Gembira ! Bantu Rumah Ibadah, Kesra Banggai Siapkan Rp 8 Miliar

Sebarkan artikel ini
Julhardi Nursin

PORTAL LUWUK – Bantuan dana hibah yang digelontorkan pemerintah daerah Kabupaten Banggai pada APBD Tahun 2023 sebesar Rp 8 miliar.

Kegiatan bantu bantu rumah ibadah ini, dialokasikan melalui program kegiatan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banggai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Salah seorang Kepala Seksi Kesra Julhardi Nursin mengatakan, program bantuan ini masuk kategori hibah.

“Yang dibantu Masjid, Gereja dan Vihara. Sudah include didalamnya dana bantuan untuk Majelis Taklim dan Tempat Pengajian Alguran. Sehingga besaranya Rp 8 miliar,”kata Julhardi Nursin, Rabu (17/05/23).

Baca Juga :  Mewakili Gubernur, Satu Unit Ambulance Diserahkan Bupati Amirudin

Adapun proses penyaluran bantuan, diawali pengajuan proposal yang disampaikan ke Bupati Banggai.

“Hasil dari disposisi pimpinan itulah, Kesra melakukan verifikasi, rencana anggaran biaya (RAB) yang dibutuhkan dan setelah itu dilakukan pengecekan lapangan,”jelasnya.

Dari hasil survey lokasi dan kajian item apa saja yang bisa dibantu, barulah proses pencairan dilakukan melalui transfer rekening. Sejak saat itu tim verifikasi terus melakukan komunikasi intens dengan pihak yang dibantu untuk membuat laporan pertanggungjawaban.

Baca Juga :  APBD Perubahan 2025, Disnakeswan Banggai Salurkan Bantuan 11 Unit Motor Roda Tiga

“Intinya kami selalu mengingatkan agar proses administrasi laporan dibuat sebulan setelah dana ditransfer,”tambahnya.

Jika ada hambatan komunikasi dan pembuatan laporan, tim akan melakukan pendampingan. Karena memang, pengalaman sebelumnya sering ada satu dua terlambat membuat laporan.

“Begitu kira kira yang dilakukan Kesra untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan administrasi pertanggungjawaban bisa dibuat,”tuturnya.*