SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PUPR

Spot Wisata Kilo 5 Luwuk, Dibangun Dua Lantai dengan Replika Burung Maleo

2772
×

Spot Wisata Kilo 5 Luwuk, Dibangun Dua Lantai dengan Replika Burung Maleo

Sebarkan artikel ini
Desain pembangunan Spot Destinasi Wisata Kilo 5 (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK- Sebanyak tiga spot destinasi wisata yang menjadi ikon Kota Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Yakni spot Alun Alun Bumi Mutiara Luwuk, Teluk Lalong dan Destinasi Pantai Kilo Lima, masuk dalam radar perencanaan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka.

Dari ketiga spot tersebut, tahun ini baru destinasi wisata Kilo Lima Kecamatan Luwuk Selatan yang didahulukan pengembangannya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Sesuai arahan pak Bupati Banggai, pembangunan DTW (Daya Tarik Wisata) Pantai Kilo 5 didahulukan dengan anggaran Rp 15 miliar,”kata Pejabat Fungsional Perencanaan PUPR Kabupaten Banggai Triansyah kepada Portal Luwuk, Kamis (12/01/23).

Baca Juga :  Infrastruktur Bermutu Dimulai dari Legalitas dan Kompetensi, PUPR Banggai Dorong Pegawai Ikuti PPI Untad

Menurutnya, proses tender sedang dipersiapkan oleh PUPR dan setelah itu segera dibangun dengan kontruksi dua lantai.

“Lokasi pembangunannya sepanjang areal tanah pemda. Soal bagaimana model kontruksi sebenarnya, nanti tanyakan ke bagian teknis,”saran Triansyah.

Baca Juga :  Telan Dana Rp16 Miliar, Kantor Dinas PUPR Banggai Resmi Dioperasikan

Rencana pengembangan wisata yang masih kumuh ini, juga diungkapkan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka pada Forum Konsultasi RKPD Kabupaten Banggai, Rabu (11/01/23) kemarin.

Ia mengatakan, pembangunan wisata Kilo 5 dibuat dua lantai, dengan kontruksi kearifan lokal. Dimana pada bagian atapnya terlihat replika burung maleo.

“Semoga tahun ini kita sudah memiliki destinasi wisata kilo 5 dengan kontruksi moderen berciri khas lokal,”ungkapnya.*