SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO PUPR

Bangun RPU Lanjutan RPH, PUPR Banggai Siapkan Rp2,5 Miliar

51
×

Bangun RPU Lanjutan RPH, PUPR Banggai Siapkan Rp2,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
RPH yang dibangun PUPR Banggai dengan anggaran tahun 2025 lalu. Tahun ini PUPR Banggai merencanakan pembangunan Rumah Potong Unggas. (Dok Ist)

PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai melanjutkan pembangunan fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) di kawasan Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan. Proyek ini dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun anggaran, sebagai upaya menghadirkan fasilitas pemotongan hewan yang lebih layak dan terstandar.

Pada tahap sebelumnya, pemerintah daerah telah membangun RPH untuk hewan ruminansia seperti sapi dan kambing. Sementara itu, pada tahun 2026, pembangunan dilanjutkan dengan pembangunan RPU sebagai bagian dari tahap kedua.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kedua fasilitas ini dibangun di eks lahan Pasar Simpong Luwuk yang sebelumnya mengalami kebakaran, tepatnya di kawasan pinggir Sungai Jole. Pendanaan proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 dan 2026.

Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) Dinas PUPR Banggai, Ir. I Putu Jati Arsana, ST, MT, menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan fungsi dan dukungan infrastruktur.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung One Stop Service RSUD Luwuk Dimulai Tahun Ini, Ini Estimasi Anggarannya

“Pada tahap pertama dibangun RPH untuk ruminansia, yakni sapi dan kambing. Selanjutnya, pembangunan rumah potong unggas dilakukan pada tahap kedua di tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan RPU yang berlokasi di samping RPH akan dilaksanakan tahun ini dengan alokasi anggaran sekitar Rp2,5 miliar. Anggaran tersebut mencakup pekerjaan konstruksi, penyelesaian akhir atau finishing, termasuk untuk finishing RPH, serta penataan lingkungan.

Secara rinci, paket Pembangunan Rumah Potong Hewan (Unggas) memiliki nilai Rp2.498.749.794 melalui mekanisme tender.

Selain itu, terdapat paket Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan RPH Tahap II senilai Rp185.000.000 yang dilaksanakan melalui mekanisme seleksi.

Baca Juga :  Sidak Ruang Pelayanan SKCK, Kapolres AKBP Ade Nuramdani : Jangan Ada Pungli

Dalam pelaksanaannya, pembangunan RPH sebelumnya sempat mendapat sorotan akibat terdampak angin kencang. Sebagai langkah perbaikan, desain bangunan kemudian disesuaikan, antara lain dengan mengurangi lebar overstek (bagian atap yang menjorok keluar) yang sebelumnya memicu tekanan angin di dalam bangunan. Penyesuaian ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan bangunan terhadap faktor cuaca.

Diketahui, pembangunan RPH untuk ruminansia pada tahun sebelumnya didanai dengan anggaran sekitar Rp1.499.110.000. Proyek tersebut dimenangkan oleh CV Farid Indah Sejati, perusahaan konstruksi lokal yang beralamat di Jalan KH Agus Salim, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Dengan berlanjutnya pembangunan tahap kedua ini, PUPR Banggai berharap fasilitas RPH dan RPU di Pasar Simpong dapat segera berfungsi optimal dalam mendukung pelayanan pemotongan hewan yang higienis, aman, dan sesuai standar bagi masyarakat. (*)