SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO PUPR

PUPR Banggai Mulai Studi Kelayakan IPLT, Fokus Penentuan Lokasi

31
×

PUPR Banggai Mulai Studi Kelayakan IPLT, Fokus Penentuan Lokasi

Sebarkan artikel ini
Bidang AMAL Dinas PUPR Banggai melakukan seminar pendahuluan studi kelayakan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dengan melibatkan tim dari UGM. (Dok Ist)

PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mulai mengkaji penentuan lokasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Hal ini dibahas dalam seminar pendahuluan studi kelayakan  IPLT yang digelar di Ruang Rapat Pahangkabotan, pada Selasa, 22 April 2026.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Penyusunan studi kelayakan sekaligus Detail Engineering Design (DED) IPLT Kabupaten Banggai melibatkan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tim feasibility study diketuai oleh Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc., Ph.D, dengan anggota Brilian Ryan Sadewo, S.T., M.Eng (tenaga ahli proses dan lingkungan), Rozaqqa Noviandi, S.T., M.Agr., Ph.D (tenaga ahli bidang sipil), Ir. Tommy Lazuardy, S.T., M.Ling (tenaga ahli pemetaan), serta tenaga ahli bidang finansial.

Baca Juga :  PUPR Banggai Alokasikan Anggaran untuk Talud Pengaman Pantai di Desa Bajopoat dan Balaigondi

Sementara itu, tim DED juga dipimpin oleh Ni Nyoman Nepi Marleni, dengan anggota Rozaqqa Noviandi, S.T., M.Agr., Ph.D (tenaga ahli geoteknik), Kurniawan Putra Santoso, S.T., M.Eng (tenaga ahli hidraulika), Dr. Rafif Zufarihsan, S.T., M.T (tenaga ahli struktur), serta Brilian Ryan Sadewo, S.T., M.Eng (tenaga ahli proses dan lingkungan).

Kepala Bidang Air Minum, Persampahan, dan Pengelolaan Air Limbah (AMAL) Dinas PUPR Banggai, Christofel Satolom, ST., MM, menjelaskan bahwa studi kelayakan ini berfokus pada pembangunan IPLT. Dalam kajian awal, terdapat dua lokasi yang diusulkan, yakni Desa Bunga dan Desa Kamumu, tepatnya di sekitar area rumah potong hewan.

Baca Juga :  Pria Asal Tolbar Banggai Tertangkap Miliki 7 Sachet Sabu

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya Bidang AMAL telah menyusun perencanaan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah (RISPAL). Tahun ini, kajian difokuskan pada pengolahan lumpur tinja sebagai bagian dari implementasi RISPAL.

Menurutnya, studi kelayakan diperlukan untuk menentukan lokasi paling tepat bagi pembangunan IPLT, termasuk aspek teknis dan lingkungan. Sementara itu, perencanaan desain bangunan dilakukan melalui penyusunan DED. “Jadi ada dua kegiatan yang berjalan, dan keduanya telah memasuki tahap seminar pendahuluan,” ujarnya. (*)