SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Ini Alasan Bupati Amirudin Undang Mendagri Tito di Panen Raya Mantawa

837
×

Ini Alasan Bupati Amirudin Undang Mendagri Tito di Panen Raya Mantawa

Sebarkan artikel ini
Pemda Banggai lagi mempersiapkan kedatangan Mendagri Tito Karnavian dalam kegiatan panen raya di Mantawa Toili Barat pada Tanggal 1 Juni 2023

PORTAL LUWUK – Teka teki kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian di Luwuk Banggai Sulawesi Tengah dalam agenda peresmian panen raya Desa Mantawa yang dijadwalkan Tanggal 1-3Juni 2023, ternyata erat kaitanya dengan pengendalian inflasi di tanah Banggai.

Sebelumnya Banggai mengalami inflasi cukup serius bahkan sempat menjadi sorotan Presiden Joko Widodo akibat kenaikannya mencapai 7,8 persen terhitung sejak Agustus 2021 hingga Agustus 2022.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Untuk menghindari hal serupa tidak terulang lagi, pemerintah Kabupaten Banggai terus melakukan terobosan dan inovasi. Salah satunya mendatangkan Mendagri Tito Karnavian selaku Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk melihat langsung kondisi perekonomian Banggai.

Bupati Banggai Amirudin mengatakan, alasan mengundang Mendagri Tito Karnavian agar mantan Kapolri tersebut dapat melihat langsung kondisi ekonomi Banggai secara dekat.

Baca Juga :  Tabligh Akbar Toili Jaya, Bupati Amirudin Ajak Warga Tingkatkan Nilai Keislaman

Khususnya dalam usaha komoditi sektor pertanian seperti beras dan komoditi lainya. Banyak hal yang menyebabkan inflasi terjadi. Harga beras naik akibat biaya produksi yang tinggi. Hal ini dipengaruhi minimnya obat obatan dan pupuk yang mahal akibat distribusi yang terbatas.

“Pak Mendagri bisa menyandingkan langsung dengan melihat potensi yang kita punya. Seperti bahan amonia. Ini bisa dikembangkan menjadi pupuk. Jelas hal ini butuh campur tangan dan suport pemerintah pusat melalui Mendagri Tito, agar industri pupuk bisa berdiri di wilayah ini,”terang Amirudin.

Dengan berdirinya pupuk berbahan dasar amonia, selain kebutuhan petani lokal tercukupi dengan harga terjangkau, Banggai bisa menjadi penyuplay untuk kebutuhan pupuk daerah tetangga.

Baca Juga :  Logistik Pemilu Mulai Bergerak Dari PPK Ke PPS, Dikawal Polisi dan Panwascam

“Kita bisa menjadi produsen pupuk. Makanya saya mendatangkan pak Tito karena alasan tersebut,”ucapnya.

Selain melihat komoditi petani, seperti bawang, rica, tomat dan hewan ternak untuk swasembada daging, ada juga sektor lain yang bisa dikembangkan dan butuh suport.

“Salah satunya sektor kepariwisataan kita yang harus dikelola untuk menopang pertumbuhan. Dampaknya ekonomi kita akan baik dan inflasi terus menjadi stabil,”ujar Bupati Amirudin.

Bupati akan secara blak blakan menyampaikan segala potensi yang ada saat pertemuan nanti. “Saya akan paparkan semuanya. Semoga apa yang kita lakukan dengan menghadirkan Mendagri bisa memberikan effek kejut dalam geliat investasi kedepan berkat dukungan pemerintah pusat,”harapnya.*