SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PUPR

Proyek Air Minum Kabua Bua dan Samalore Banggai Mulai Dikerjakan

682
×

Proyek Air Minum Kabua Bua dan Samalore Banggai Mulai Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
Mulsandi, ST, MT

PORTAL LUWUK – Kepala Bidang Air Minum Pengelolaan Air Limbah dan Persampahan (Amal) PUPR Banggai, Mulsandi mengungkapkan, pemerintah daerah terus mengenjot pembangunan jaringan distribusi dan tangkapan air proyek air minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk tahun 2023 ini PUPR Banggai menggelontorkan dana Rp 1,1 miliar. Diantaranya membangun proyek jaringan distribusi air di Desa Kabua Bua Kecamatan Nuhon Banggai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kegiatan ini bersumber dari APBD Tahun 2023 dan usai dilakukan lelang dan kini tengah dalam pengerjaan rekanan dengan pagu Rp 500 juta.

Baca Juga :  Tersumbat, Bidang Pengairan PUPR Banggai Turunkan Personil Bersihkan Drainase

Selain itu, kegiatan pembuatan bak tangkapan air di Desa Samalore Kecamatan Moilong, juga bersumber dari APBD tahun 2023 dengan pagu Rp 600 juta.

“Kedua paket kegiatan tersebut usai tender, mulai dikerjakan dalam pengawasan langsung PUPR Banggai,”kata Mulsandi yang ditemui di ruang kerjanya kantor Dinas PUPR Banggai, Senin (11/9/2023).

Mulsandi menuturkan, fokus pembenahan air minum bagi warga masyarakat tidak hanya terfokus pada masyarakat perkotaan tetapi juga dibangun pada semua wilayah dan desa. Karena ini merupakan bagian dari kebutuhan dasar yang harus disediakan pemerintah untuk mencukupi suplay air bersih.

Baca Juga :  Bidang Pengairan PUPR Banggai Gelar Pembinaan Teknis Petugas Irigasi

Proyek semacam ini lanjutnya, tidak hanya dibebankan ke pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi dan pusat melalui APBD dan APBN.

“Karena ini adalah kebutuhan dasar dan membutuhkan pembiayaan besar, maka pembangunannya dikeroyok bersama dengan melibatkan pemda, pemprov dan pusat melalui APBD serta APBN sesuai program kegiatan masing masing,”ucapnya.*