SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan -33% Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 15.000 Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Diduga Mengindap Penyakit Stroke, Warga Taloyon Ditemukan Tewas Saat Mandi Laut

528
×

Diduga Mengindap Penyakit Stroke, Warga Taloyon Ditemukan Tewas Saat Mandi Laut

Sebarkan artikel ini
Warga asal Desa Taloyon Pagimana diremukan tewas saat mandi laut (Foto : Humas Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Peristiwa ditemukanya seorang pria sudah tak bernyawa di Pantai Desa Taloyon Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggegerkan warga sekitar pada Minggu (16/4/23) pukul 16.30 Wita.

Polsek Pagimana setelah menerima laporan dari warga terkait peristiwa tersebut, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tenaga medis dari Puskesmas Pagimana guna membantu proses evakuasi dan identifikasi.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Saat mendatangi TKP, korban telah dibawah ke rumah duka oleh warga sekitar,”ujar Kapolsek Pagimana AKP Makmur, SH.

Baca Juga :  Selain Aksi Bersih Sungai Jole, PUPR Banggai Kunjungi Panti Asuhan di Momen Hari Bhakti PU

Korban diketahui berinisial AS (67) merupakan warga Desa Taloyon Kecamatan Pagimana, Banggai, Sulteng.

“Korban awalnya mandi laut, kemudian saksi melihat korban sudah tidak bergerak didalam air. Maka ia langsung menggangkat tubuh korban. Bersama warga langsung membawa ke rumah duka,”tutur Makmur.

Disebutkan, dari hasil identifikasi pada jenazah korban oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan vital, dan menyatakan korban meninggal akibat tenggelam saat sedang mandi laut.

Baca Juga :  Tim Gabungan Jaring Pasangan Bukan Suami Istri di Wisma Selebes Luwuk

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang mengidap penyakit stroke,”ucapnya.

Pihak keluarga sudah iklas menerima peristiwa tersebut dan menyatakan menolak untuk dilakukan autopsy atau visum.

“Atas nama Polsek Pagimana turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Semogga amal ibadah almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,”ujar Makmur.*