SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO PUPRTerbaru

Kabid Pengairan PUPR Banggai Berharap Dukungan Lurah untuk Mengimbau Warganya Turut Memelihara Saluran Drainase

471
×

Kabid Pengairan PUPR Banggai Berharap Dukungan Lurah untuk Mengimbau Warganya Turut Memelihara Saluran Drainase

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi drainase dalam Kota Luwuk. Kabid Pengairan Dinas PUPR Banggai berharap adanya dukungan lurah untuk mengimbau warganya agar turut memelihara saluran drainase.

PORTAL LUWUK—Dinas PUPR Banggai terus berkomitmen untuk merehabilitasi saluran drainase dalam Kota Luwuk. Rehabilitasi dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pasangan batu dinding dan lantai drainase. Kadang kala rehabilitasi terpaksa dilakukan karena endapan sampah yang menyumbat saluran.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, Takdir Said, ST,  mengakui, saluran drainase dalam Kota Luwuk, kerap tersumbat akibat sampah rumah tangga. Ia, berharap, warga tidak membuang sampah di saluran drainase, karena fungsi drainase adalah mengalirkan air dan bukan menjadi tempat penampungan sampah. 

Baca Juga :  PWI Banggai Berbagi di Panti Asuhan Aisyiyah Luwuk, Bantu Sembako dan Uang Tunai

Ia juga berharap air dari limbah rumah tangga disaring terlebih dahulu, sehingga sisa makanan tidak turut terbawa ke  saluran  drainase depan rumah.

“Sisa makanan itu sering menjadi endapan, karena mengandung lemak, menyebabkan banyaknya sendimen sehingga kerap meluapkan drainase,” ungkap Takdir.

Baca Juga :  Bupati Amirudin Sebut Bualemo Layak Pecah Dua, Jalan Kepala Burung Dianggarkan Rp 62 Miliar

Ia, berharap, adanya dukungan dari pemerintah kelurahan maupun pemerintah kecamatan untuk turut mengimbau warga agar turut memperhatikan dan menjaga saluran dranase dari endapan lumpur. “Kalau bisa dari pemerintah kelurahan juga mengimbau warganya, drainase depan rumah masing-masing menjadi tanggungjawab warga setempat untuk menjaganya sehingga aliran air tidak tersumbat,” tuturnya. (*)