SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Amuk ‘Sijago Merah’, Rumah Milik Janda di Lauwon Terbakar, Saksi : Api Mulai Dari Dapur

914
×

Amuk ‘Sijago Merah’, Rumah Milik Janda di Lauwon Terbakar, Saksi : Api Mulai Dari Dapur

Sebarkan artikel ini
Kondisi saat rumah milik Wahalima terbakar. Saat kejadian warga berupaya memadamkan dengan alat seadanya (Foto : Humas Polres)

PORTAL LUWUK – Sebuah rumah yang diketahui milik seorang janda bernama Wahalima (60) di Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur, Banggai Sulawesi Tengah diamuk “Sijago Merah”. Rumah tersebut terbakar rata tanah pada pukul 20.45 Wita, Sabtu (9/12/2023) malam.

Menurut Kapolsek Luwuk Kompol Z. Ginoga, saksi bernama Laako (41) mengatakan, sumber api pertama kali terlihat pada pukul 20.45 Wita, muncul dari arah dapur rumah korban.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Melihat kobaran api yang kian membesar, saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pansus LKPJ Bupati Banggai 2025, DPRD Keluarkan 35 Point Rekomendasi: PAD, Stunting, Skandal Parkir Pasar Simpong Disorot

Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga akhirnya bahu membahu memadamkan kobaran api. Namun api dengan cepat membakar seisi rumah yang terbuat dari dinding papan dan atap rumbia tersebut.

Wahalima, pemilik rumah selamat dari kejadian tersebut (tidak ada korban jiwa). Namun satu unit sepeda motor merk Mio Sporty ikut ludes terbakar. “Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 25 Juta,”sebut Kompol Z. Ginoga.

Baca Juga :  Kelola Sampah Berwawasan Lingkungan, PUPR Gelar Seminar Akhir Rencana Induk

Ia mengungkapkan belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran karena masih dalam penyelidikan petugas. “Kami menghimbau warga yang rumahnya ada instalasi listrik lama rentan terbakar. Begitu juga usai memasak agar memperhatikan betul bahwa api benar benar sudah padam,”himbaunya.

“Saat ini korban telah menenangkan diri dirumah salah satu kerabatnya di desa tersebut,”sambungnya.*