PORTAL LUWUK – Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai usai melaksanakan Bimbingan Teknis Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada 27 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Banggai.
Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan (Dinkes) Banggai dr. Susilawati Muid mengungkapkan,
bimbingan teknis ini telah dilaksanakan pada Tanggal 11-27 Februari 2025 di 27 Puskesmas se-Kabupaten Banggai.
“Sudah selesai kami laksanakan untuk program Tahun 2025 ini. Banyak kegiatan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak,”ujarnya kepada Portalluwuk.com, Senin (10/3/2025).
Menurutnya, tujuan utama Program KIA adalah meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Program ini dilaksanakan dengan beberapa klaster yaitu klaster kesehatan ibu, klaster kesehatan anak, dan klaster kesehatan remaja.
Dengan paket pelayanan KIA di puskesmas, meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin, dan nifas, serta pelayanan kesehatan anak balita dan pra sekolah.
“Manajemen Program KIA di puskesmas meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan,”jelas Susilawati.
Bimbingan teknis Program KIA di puskesmas dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, dan supervisi.
“Ya semacam pembinaan dan evaluasi capaian program kesehatan ibu dan anak dengan mengadopsi standar pelayanan minimal yang ada di Puskesmas,”ucapnya.
Belakangan ini ujar Susilawati, kesehatan ibu hamil pada umumnya masih berjalan normal pada pelayanan puskesmas.
“Ada juga ditemukan kasus kematian ibu, tapi itu banyak disebabkan beberapa faktor. Seperti usia nikah dan dukungan keluarga,”ucapnya.
Namun pada umumnya pelayanan di puskesmas tetap memberikan perhatian penuh bagi ibu hamil. Dengan cara memantau terus kehamilannya, pemberian vitamin dan edukasi kepada ibu agar tetap menjaga kesehatan, utamanya kesehatan bayi. “Jadi ada standar pelayanannya kalau dipuskesmas,”tuturnya.*
SKRIP BANER ATAS














