PORTAL LUWUK—Perbaikan Jalan Samanhudi, Luwuk, kini mencakup kedua sisi ruas yang sebelumnya mengalami penurunan. Setelah lebih dulu menangani bagian kanan yang kondisinya paling parah, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai melanjutkan pekerjaan pada sisi kiri.
Penanganan tersebut dilakukan untuk mengembalikan permukaan jalan agar lebih rata dan mengurangi bagian yang tampak turun, sehingga ruas jalan lebih nyaman dilalui kendaraan.
Upaya ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari, agar penanganan tidak hanya dilakukan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan paling berat, tetapi juga mencakup bagian lain yang mengalami penurunan.
“Perbaiki juga agar seluruh permukaannya rata dan tidak tampak anjlok,” ujar Fikri, Kamis, 25 Juni 2026.
Sisi Kiri Kini Dibeton Ulang
Sebelumnya, tim Bina Marga memprioritaskan sisi kanan Jalan Samanhudi karena kondisinya dinilai paling parah. Setelah bagian tersebut ditangani, pekerjaan dilanjutkan pada sisi kiri yang sebelumnya belum dikerjakan karena tingkat kerusakannya relatif lebih ringan.
Amatan media ini pada 16 Agustus 2026 menunjukkan, sisi kiri di bagian masuk Jalan Samanhudi telah selesai dibeton ulang. Permukaan jalan pada bagian tersebut kini tampak lebih rata dan menyatu dengan badan jalan di sekitarnya.
Penanganan kedua sisi jalan tersebut dilakukan agar permukaan ruas yang mengalami penurunan dapat kembali lebih seragam.
Masih Ada Titik Bekas Galian Drainase
Meski perbaikan pada sisi kiri telah selesai, masih terdapat beberapa bagian Jalan Samanhudi yang permukaannya belum sepenuhnya rata.
Kondisi itu berkaitan dengan pekerjaan pembangunan drainase U-Ditch di kompleks Masjid Agung. Galian untuk pembangunan saluran tersebut menyisakan sejumlah titik perlintasan yang permukaan jalannya belum kembali seperti semula.
Setidaknya terdapat empat titik perlintasan saluran drainase yang masih perlu dilapisi aspal kembali. Pengaspalan ulang diperlukan untuk mengembalikan kondisi ruas jalan yang mengitari Masjid Agung Luwuk seperti sebelum pembangunan U-Ditch, sehingga permukaannya kembali rata dan nyaman dilalui kendaraan. (*)
SKRIP BANER ATAS














