SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PETERNAKAN

Disnak Keswan Banggai Siapkan Kendaraan Operasional PPL Peternakan

2038
×

Disnak Keswan Banggai Siapkan Kendaraan Operasional PPL Peternakan

Sebarkan artikel ini
Kendaraan operasional yang dipersiapkan untuk petugas penyuluh peternakan yang terparkir diruang Kantor Disnakwan Banggai (Foto : Hasby Latuba)

PORTAL LUWUK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Banggai telah mengalokasikan pembelian kendaraan operasional roda dua pada APBD Tahun 2024.

Nantinya kendaraan jenis Honda Ferza sebanyak 13 unit dan 8 Honda Street ini akan diserahkan untuk kendaraan operasional Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Sekretaris Disnak Keswan Banggai Ir. Syarifudin Djau, MSi menjelaskan, kendaraan yang baru saja diadakan, untuk menunjang kerja penyuluh dalam menjalankan tugas lapangan.

Baca Juga :  Banggai Perkuat Kapasitas Lembaga dan Bisnis, Kunci Pengembangan Industri Kecil Menengah

“Sudah waktunya penyuluh kita mendapatkan fasilitas kendaraan. Selain sebagai penyuluh mereka juga sebagai mantri hewan sehingga harus ditunjang fasilitas,”ujar Syarifudin Djau di kantornya, Rabu (4/9/2024).

Kendaraan ini akan digunakan petugas penyuluh yang tersebar di 24 kecamatan. Masing masing kecamatan ditempati satu penyuluh dengan jumlah keseluruhan 26 orang.

“Jadi satu kecamatan satu penyuluh peternakan. Satu kecamatan saja wilayah kerjanya luas, kalau tanpa kendaraan otomatis tugas kurang maksimal, semisal ada agenda vaksinasi dan permintaan peternak untuk mengecek hewan Sapi yang sakit, ini butuh tindakan cepat,”tuturnya.

Baca Juga :  Tim Bappenas Verifikasi Rumah Ayam Petelur Kelompok Mandiri Jaya di Bubung Luwuk

Syarifudin berharap, dengan adanya kendaraan operasional ini, para penyuluh bisa memaksimalkan pelaksanaan tugas lebih efektif. Karena biar bagaimanapun Banggai ini masih tertinggi penyediaan Sapi di Sulteng.

“Harus bisa dipertahankan dan dikembangkan. Ternak Sapi ini selain memenuhi kebutuhan lokal dan bisa menyuplay permintaan daerah lain,”tandasnya.*