SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INTERNASIONAL

Gencatan Senjata Gaza Semakin Dekat, Israel Tarik Pasukan Tiga Tahap

491
×

Gencatan Senjata Gaza Semakin Dekat, Israel Tarik Pasukan Tiga Tahap

Sebarkan artikel ini
Warga Khan Yunis, Utara Jalur Gaza saat membongkar penemuan puluhan jenazah korban penyiksaan militer Israel di dekat Rumah Sakit Naser (Foto : Istimewa)

JAKARTA, PORTAL LUWUK – Pembicaraan terkait gencatan senjata di Gaza menunjukkan kemajuan besar. NBC melaporkan bahwa Gedung Putih terus menekan pihak-pihak terkait agar kesepakatan dapat tercapai pada akhir pekan ini.

Sumber dari Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengungkapkan kepada Al-Araby Al-Jadeed bahwa rancangan perjanjian gencatan senjata telah diterima dari para mediator.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Pertemuan internal Hamas dijadwalkan berlangsung untuk membahas kesepakatan tersebut. Jika kepentingan masyarakat tidak terancam, Hamas diperkirakan akan merespons secara positif.

Baca Juga :  Israel Langgar Putusan IJC, Diprediksi 1/4 Warga Gaza Akan Meninggal Akibat Genosida dan Kelaparan

Informasi terbaru menunjukkan bahwa rancangan perjanjian ini mencakup penarikan bertahap pasukan Israel, yang akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap akhir menargetkan penarikan total pasukan pendudukan dari wilayah tersebut.

Disisi lain, delegasi Hamas yang dipimpin Mohammed Darwish bertemu Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, di Doha.

Baca Juga :  Kamp Pengungsian Diklaim Aman, Jadi Arena Pembantaian Militer Israel di Jalur Gaza

Pertemuan membahas perkembangan terbaru dan memuji upaya Qatar dalam mendukung tercapainya kesepakatan sejak awal konflik.

Media Israel, Channel 13, melaporkan bahwa gencatan senjata dan pertukaran tawanan dengan Hamas kemungkinan akan tercapai hari ini, Selasa (14/1/2025).

Perkembangan ini diharapkan menjadi langkah besar dalam mengakhiri ketegangan di Gaza. (top/*)