SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PUPR

Lagi, Pemda Banggai Akan Bangun Dua Fasilitas Publik Tahun 2024 di Luwuk

946
×

Lagi, Pemda Banggai Akan Bangun Dua Fasilitas Publik Tahun 2024 di Luwuk

Sebarkan artikel ini
Rencana pembangunan gedung perpustakaan dan gedung nasional tahun 2024. Nampak situasi pada kedua lokasi berbeda di Luwuk (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Kerinduan warga Kota Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah untuk memperoleh ruang pelayanan fasilitas publik memadai, nampaknya mulai diurai pemerintahan Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanudin.

Untuk APBD Tahun 2023 ini saja, beberapa fasilitas publik lainya kini dalam tahap pengerjaan seperti pembangunan pasar moderen di Kelurahan Simpong, penataan Lapangan Alun Alun Bumi Mutiara Luwuk dan pembangunan lokasi Daerah Tujuan Wisata Pantai Kilo5 di Kelurahan Maahas.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Untuk tahun 2024 mendatang, melalui program penataan bangunan gedung Dinas PUPR Banggai, dua fasilitas publik kembali direncanakan pembangunanya.

Baca Juga :  Beragam Kegiatan Digelar PUPR Banggai Semarakkan Peringatan Hari Bakti PU Tahun 2024

Diantaranya rencana pembangunan gedung perpustakaan moderen di samping BRI Luwuk dan pembenahan gedung nasional di Kelurahan Soho.

Adapun sumber pembiayaan pembangunan gedung perpustakaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Badan Perpustakaan Nasional (Bapenas) yang kini dalam tahap pengusulan.

“Nantinya gedung ini akan berfungsi 80% untuk pelayanan perpustakaan dan 20% pengelola perpustakaan. Dibangun lengkap lewat anggaran Bapenas 2024,”kata Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman Dinas PUPR, Zulkifli Aliu beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  PUPR Banggai Seriusi Pengembangan Bangunan RSUD Luwuk,  Siapkan Anggaran Perencanaan untuk Studi Kelayakan, Review Master Plan, DED hingga Amdal

Sementara untuk pembenahan gedung nasional juga melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpraf). Dimana usulannya telah disampaikan Banggai Creative Hud dengan kontruksi bangunan tiga lantai.

“Gedung ini akan digunakan sebagai pusat UMKM. Besaran proyeksinya mencapai Rp 15 miliar. Semoga tersahuti pada APBN Tahun 2024 mendatang,”tutur Zulkifli Aliu.*